https://limadetik.com/

Begini Kisah Nakes Paska Terima Vaksin ke 3

Penulis: MadasEditor: Wahyu
  • Bagikan
Begini Kisah Nakes Paska Terima Vaksin Ke-3
FOTO: Kepala Puskesmas Kamoning dr. Intan Ratnasari saat menjalani vaksinasi dosis 3 di Aula Puskemas Kamuning Sampang

SAMPANG, Limadetik.com – Guna memberikan proteksi lebih kepada para Tenaga Kesehatan (Nakes) yang mempunyai resiko tinggi terpapar Corona Virus Desease (Covid)-19, beberapa Nakes di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur, mendapatkan vaksin booster atau suntikan dosis ke-3 dengan jenis vaksin Moderna.

Salah satu nakes yang sudah menjalani vaksinasi ke-3 jenis booster adalah dr. Intan Ratnasari (45 thn) yang saat ini menjadi pucuk pimpinan di Puskesmas Kamoning, Desa Tanggumong, Kecamatan/Kabupaten Sampang.

https://limadetik.com/

Intan mengungkapkan, Ia menerima vaksin ke-3 jenis booster pada Jum’at (13/8/2021) di Aula Puskesmas Kamoning beberapa waktu yang lalu. Dengan gamblang, Ia pun mengisahkan efek samping atau Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) yang dirasakan usai divaksin.

“Kalau pusing gak sih, tapi setelah 6 jam itu lengan sebelah kiri tempat disuntik itu agak terasa sakit. Setelah 15 jam badan sakit semua, baru setelah 24 jam mulai mereda meski tanpa obat. lalu 30 jam paska penyuntikan, alhamdulillah saya sudah sehat lagi” ungkapnya pada Limadetik.com, Rabu (18/82021).

Disinggung terkait perbedaan gejala yang dirasakan saat menjalani vaksin I, II dan III, Intan mengatakan, ada perbedaan gejala yang dirasakan saat Ia menerima vaksin 1 dan 2 dengan vaksin ke-3 tersebut.

“Ya beda banget. Kalau yang vaksin sinovac 1 dan 2 gak ada rasa apa-apa. Hanya lapar dan ngantuk aja. kalau vaksin ke-3 ini terasa banget” ujarnya.

Dijelaskannya, vaksin moderna atau vaksin ke-3 adalah untuk para nakes, bukan untuk masyarakat umum. Pihaknya melakukan vaksin ke-3 secara bertahap dan tidak bersamaan dalam satu waktu dan mereka hampir semua mengalami KIPI.

Moderna merupakan vaksin NMRA, dan termasuk jenis virus yamg dilemahkan, dan bukan dimatikan.

“Kalau vaksin cinovac itu adalah jenis virus yang dimatikan atau tidak diaktifkan, jadi KIPI nya lebih ringan. Sedangkan moderna adalah virus yang dilemahkan. Sehingga efek ke tubuhnya lumayan heboh. karena utk menciptakan anti bodi sebanyak-banyaknya. Vaksin moderna termasuk jenis NMRA” jelasnya.

Diakuinya, banyak nakes yang merasa parno atau ketakutan karena mendapat informasi yang tidak akurat.

Namun Ia berusaha meyakinkan bahwa vaksin ke-3 ini tingkat perlindungannya lebih bagus. Ada 90% lebih dalam membentuk imun. kalau vaksin 1 dan 2 itu hamya 60%. Jadi untuk vaksin ke-3 ini lebih tinggi dalam membentuk imun.

“Vaksinasi ke-3 ini untuk lebih melindungi diri kita, efek samping KIPI itu hanya terjadi 24 jam, jadi gak usah terlalu ketakutan. Kalau gak kuat badannya hingga mengalami panas tinggi, bolehlah kita minum paracetamol, analgesik, dll. Dengan minum obat itu, udah berkurang banget kok” ujarnya sembari memberi tip sehat.

Dari 80 nakes yang dipimpinnya, Pihaknya sudah menyuntikkan vaksin ke-3 kepada 42 nakes.

Masih ada yang kontra indikasi. Sejumlah 14 orang nakes yang masuk kategori penyintas dan mereka harus menunggu 3 bulan untuk melakukan vaksinasi ke-3.

“Kami punya kebijakan, bagi yang sudah menjalani vaksinasi ke-3, kita liburkan 2 hari. Karena efek KIPI yang dialami. Demi pemulihan kesehatan mereka” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan