https://limadetik.com/

Berharap Hasil Tangkapan Melimpah, Warga Masalembu Gelar Petik Laut

  • Bagikan
Berharap Hasil Tangkapan Melimpah, Warga Masalembu Gelar Petik Laut
FOTO: Laut Sukajeruk Masalembu dipenuhi perahu nelayan

SUMENEP, Limadetik.com – Suasana pagi yang bahagia khususnya Nelayan Desa Sukajeruk, Kecamatan/Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Bagaimana tidak, pagi itu, warga melaksanakan acara petik laut atau Rokat.

Acara Rokat ini merupakan acara tahunan yang digelar di Desa Sukajeruk. Budaya atau tradisi Rokat merupakan bentuk rasa syukur dan terimakasih kepada Tuhan atas rezeki yang diberikan kepada nelayan, selain itu memohon pula agar dihindarkan dari bencana, bala’ atau musibah baik di darat dan di laut.

https://limadetik.com/

Nelayan Sukajeruk yang tergabung dalam Organisasi Rawatan Samudra yang menjadi inisiator dan memfasilitasi tradisi ini, sangat berantusias melakukan aktifitas bersama-sama bahu-membahu menyiapkan segala kebutuhan acara tersebut.

Salah satu Nelayan dan Ketua Organisasi Rawatan Samudra, Moh. Zehri mengatakan, bahwa acara Rokat tersebut adalah acara yang digelar tiap tahun, harapan dan do’a meminta kepada Tuhan agar tahun ini dan seterusnya hasil tangkapan Ikan melimpah, agar kehidupan nelayan lebih sejahtera.

“Mengingat bahwa Nelayan menjadi faktor utama dalam menentukan naik dan turunnya perekonomian di Pulau Masalembu. Dalam acara yang digelar ini murni kepentingan nelayan secara umum, bahkan untuk pengumpulan dana dilakukan dengan cara sumbangan bersama-sama nelayan Sukajeruk” katanya, Kamis (29/7/2021).

Menurut Zehri menambahkan, sehari sebelum acara Rokat, nelayan dan anggota Rawatan Samudra mengabarkan dan mrnghimbau kepada seluruh Nelayan Sukajeruk untuk tidak bekerja melaut terlebih dahulu sebelum acara Rokat selesai, demi menjaga nilai kekompakan bersama.

Sementara itu, H. Sultan sebagai tokoh sesepuh dan penasehat Organisasi Rawatan Samudra menyampaikan bahwa, nilai Agama yang terkandung dalam acara Rokat itu sangatlah positif. “Dimana nelayan 3 hari sebelum pelepasan Perahu Rokat dilakukan pembacaan Al-Qur’an setiap malam hari. Mengharap berkah dan Rahmat dari Allah” terangnya.

Nelayan Sukajeruk khususnya, tambah H.Sulton, mengharap kepada pemerintah khususnya ditingkat desa dan kecamatan untuk bisa menjalin kerjasama untuk acara Rokat tahun depan dan seterusnya, baik dari segi kebutuhan anggaran dan persiapan lainnya.

“Acara berakhir setelah Nelayan membawa perahu masing-masing beriringan dan melepas Perahu Rokat, wajah penuh bahagia dan do’a terpancar dari para Nelayan beserta keluarga, Anak dan Istri, semoga menjadi berkah dan keselamatan bersama” tukasnya.

(din/efa)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan