https://limadetik.com/

Bersama Bakesbangpol, Bupati Sumenep Deklarasikan Gerakan Revolusi Mental

  • Bagikan
Bersama Bakesbangpol, Bupati Sumenep Deklarasikan Gerakan Revolusi Mental
FOTO: Pembacaan teks deklarasi gerakan revolusi mental, oleh Sekda Sumenep. Ir.Edy Rasiadi

SUMENEP, LimaDetik.Com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH.MH bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar Pencanangan Deklarasi Revolusi Mental. Kegiatan tersebut berlangsung di Graha Arya Wiraraja lantai II Kantor Bupati Sumenep, Jawa Timur, Selasa (15/6/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi mengatakan, Gerakan Nasional Revolusi Mental akan mampu menciptakan paradigma, budaya politik dan pendekatan nation building baru yang lebih manusiawi, sesuai dengan budaya Nusantara, bersahaja dan berkesinambungan.

https://limadetik.com/

“Dengan mencanangkan Gerakan Nasional Revolusi Mental yaitu mengubah cara pandang pola pikir sikap dan perilaku yang berhubungan dengan mental, karena mental berkaitan dengan karakter maka perlu adanya tindakan yang revolusioner. Tentu gagasan ini merupakan upaya nyata pemetintah Kabupaten Sumenep” katanya.

Bupati Achmad Fauzi menilai, tujuan Gerakan Nasional Revolusi Mental untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan. Tentu hal ini memerlukan dukungan moril dan spiritual serta komitmen dari seluruh masyarakat, termasuk semua pegawai di lingkungan pemerintah Kabupaten Sumenep.

“Strategi Revolusi Mental bertujuan pada pola fikir yang bersih dan tertib serta pemerintahan yang siap melayani karena Embrio yang sudah ada sejak lama dapat diimplementasikan dengan integritas, etos kerja dan gotong-royong, sehingga mampu meberikan kontribusi yang nyata bagi setiap kehidupan” tegas Bupati.

Lebih lanjut Bupati muda ini menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Sumenep diharapkan dapat transparansi dan siap memulai gerakan revolusi mental, gerakan masif unggul mandiri dan sejahtera. Dan bisa memberikan kemaslahatan nyata bagi masyarakat luas.

“Saat ini kita sedang menghadapi pandemi Covid-19, membutuhkan Revolusi Mental untuk menghadapinya dalam bentuk percepatan perubahan perilaku, disiplin protokol kesehatan, sehingga kemaslahatan akan segera kembali seperti sediakala” terangnya.

Dikatakan Bupati, dalam kehidupan sehari-hari, praktik revolusi mental adalah menjadi manusia yang berintegritas, mau bekerja keras, dan punya semangat gotong royong.

“Kita semua menyadari, menjadi manusia yang berintegritas, mau bekerja keras dan memiliki semangat gotong royong merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan praktik revolusi mental yang ada pada diri masing-masing” ungkap Bupati Fauzi.

Teks deklarasi revolusi mental tersebut, dibacakan secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Ir. Edy Rasiyadi, M.Si. dengan diikuti bersama-sama oleh para peserta yang hadir.

Sejumlah poin dalam teks tersebut diantaranya; memupuk persaudaraan, menugaskan kepada gugus tugas dan merumuskan di tingkat Kabupaten, merencanakan revolusi mental, mensosialisasikan kepada masyarakat di daerah-daerah, melaksanakan kerjasama dalam hal revolusi mental, dan melakukan pemantauan.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Bupati Sumenep Ahmad Fauzi, S.H., M.H. Dandim 0827/Sumenep diwakili Kasdim Mayor Inf R Hendro Prapto Mukti. Kapolres Sumenep AKBP Darman, S.I.K. Ketua Pengadilan Negeri Sumenep Arie Andhika Adikresna, S.H., M.H. Kajari Sumenep Roch. Adi Wibowo, S.H., M.H. Kasatpol PP Kabupaten Sumenep Purwo Edy Prawito, S.STP., M.M. Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Ir. Edy Rasiyadi, M.Si. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep Agus Mulyono. Plt. Asisten Administrasi Umum Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si. kepala Bappeda Kabupaten Sumenep Yayak Nur Wahyudi, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Sumenep Ahmad Zaini, M.M.

(yd/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan