https://limadetik.com/

Buka TMMD Ke 110 Tahun 2021 Bondowoso, Bupati : Kalau Bisa Ada TMMD Tiap Tahun

  • Bagikan
Buka TMMD Ke 110 Tahun 2021 Bondowoso, Bupati : Kalau Bisa Ada TMMD Tiap Tahun

BONDOWOSO, LimaDetik.Com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110 tahun 2021 di Bondowoso resmi dibuka oleh Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin di Pendopo Bupati, Selasa (2/3/2021).

Kegiatan tersebut akan diselenggarakan di dua desa yakni Desa Penang dan Desa Klekean, Kecamatan Botolinggo.

https://limadetik.com/

Bupati Salwa mengaku sangat apresiatif terhadap kegiatan dua tahunan ini. Mengingat, sangat besar perannya dalam turut andil membangun negeri dari desa.

“Bahkan berharap kalau bisa ada TMMD tiap tahun” kata Bupati Salwa dalam sambutannya.

Baca juga: Selain Tinjau Pelaksanaan TMMD ke-110, Forkopimda Jatim Cek PPKM Mikro di Bojonegoro

Bupati juga siap turut andil dan menyukseskan TMMD melalui berbagai program di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPMD). Karena hal tersebut sangat menyentuh kepada masyarakat.

Bupati Salwa berharap agar nantinya apapun pembangunan fisik dan non fisik yang telah dilakukan oleh TNI bida dijaga bersama.

Baca juga: TMMD ke 110 di Bojonegoro Dibuka Forkopimda Jatim

“Saya harap masyarakat merespon dan mendukung kegiatan ini” lanjut Bupati.

Sedangkan dari keterangan Komandan Kodim 0822 Letkol Kav Widi Widayat, bahwa pemilihan dua desa ini melihat kriteria TMMD yakni terpencil, tertinggal. Kemudian kalau di kawasan kota adalah desa yang kumuh.

“Dulu yang mengajukan bukan desa itu aja, tapi banyak desa. Tapi karena pertimbangan lain, dan rapat dari Pemda dan lainnya, kemudian yang paling urgent adalah dua desa ini” katanya pada Limadetik.com.

Baca juga: Presiden Joko Widodo Cabut Perpres Miras Setelah Dapat Masukan Ulama

Dandim mengaku pembangunan yang akan dilakukan selama 1 bulan penuh yakni fisik dan non fisik.

Untuk pembangunan fisik di antaranya seperti pelebaran jalan, pembangunan siskamling, pengerasan jalan, rehabilitasi mushola, fan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Pembangunan non fisik itu mulai dari pembuatan pupuk, pembuatan kripik dari singkong, sunatan massal dan lainny termasuk pengobatan untuk ternak masyarakat” lanjut Widi.

Dan kegiatan ini bukan hanya untuk membangun daerah terpencil. Namun, juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Personilnya yang akan kita turunkan Satgasnya itu 150 personil. Dari Kodim 0822, Batalyon 514 Kostrad, Batalyon Kavaleri 3, satuan dari Kodam, pasukan marinir Karangpilang” pungkas Widi.

(budhi/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan