Scroll Untuk Membaca Artikel
Nasional

Bupati Sumenep Sambut Baik Investor Jepang untuk Pengelohan Sampah Bernilai Ekonomi

×

Bupati Sumenep Sambut Baik Investor Jepang untuk Pengelohan Sampah Bernilai Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Bupati Sumenep Sambut Baik Investor Jepang untuk Pengelohan Sampah Bernilai Ekonomi
Bupati Achmad Fauzi saat diwawancarai para awak media

Bupati Sumenep Sambut Baik Investor Jepang untuk Pengelohan Sampah Bernilai Ekonomi

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo, SH.MH menyambut baik investor asing dari Jepang yang ingin bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam pengelohan sampah organik yang akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Demikian hal itu disampaikan Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo sata ditemui sejumlah awak media di Rumah Dinas (Rumdis) Bupati usai bertemu dengan Junji Suenaga, perwakilan dari Bio Mass, Perusahaan Asosiasi Jepang Asean.

Menurut Bupati, persoalan sampah bukan hanya persoalan di Kabupaten Sumenep, namun juga menjadi persoalan di Madura pada umumnya. Itu karenanya, kehadiran investor dari Jepang nanti akan mampu mengelola sampah menjadi hal bermanfaat bagi masyarakat.

“Ketika persoalan sampah ini bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat, karena nantinya akan dikelola menjadi bio solar, baterai, walpaper dan lainnya. Disinilah nilai ekonomisnya bagi Kabupaten Sumenep” kata Bupati Achmad Fauzi, Senin (26/2/2024).

Selain itu kata Bupati yang sering turun langsung menyapa warga nya di bawah, bahwa persoalan sampah selama ini merupakan persoalan yang memang jadi salah satu perhatian pemerintah, sehingga dengan adanya investasi dari Jepang yang masuk akan menjadi hal yang sangat penting dalam persoalan karbon yang ada.

“Ini juga akan menjadi bagian dari pengembangan green ekonomi atau ruang hijau di Kabupaten Sumenep, sebab hasil dari pengolahan sampah ini nanti juga akan di ekspor keluarga negeri disamping untuk pemanfaatan di Negara kita sendiri” terangnya.

Lanjut Bupati, kebutuhan pemanfaatan sampah oleh investor dari Jepang itu sendiri diperkirakan mencapai 100 ton per bulannya. Itu karenanya dirinya akan mengajak seluruh Kabupaten lain di Madura untuk ikut andil dalam persoalan ini, sebab persoalan sampah merupakan persoalan di pulau madura, tidak hanya di Sumenep saja.

“Nanti tiga Kabupaten lain di Madura seperti Bangkalan, Sampang dan Pamekasan akan kita ajak juga untuk ikut serta dalam persoalan sampah ini, pastinya kita akan saling memberi dukungan kita akan duduk bersama untuk pulau madura” ujar Bupati Fauzi.

Sebelumnya, perwakilan dari Bio Mass, Perusahaan Asosiasi Jepang Asean, Junji Seunaga melalui transilator atau penerjemahnya Bella Bellita mengatakan, bahwa pihaknya sangat tertarik untuk melakukan pengolahan sampah di Kabupaten Sumenep dengan berinvestasi untuk kebaikan lingkungan bersama.

“Kami akan berinvestasi di Kabupaten Sumenep. Untuk nilai investasinya berkisar 900 miliar, dan besok Selasa 27 Februari 2024 akan kita lakukan penandatanganan kerjasama” katanya.

× How can I help you?