https://limadetik.com/

Dampak Covid-19, Puluhan Pekerja Dirumahkan

  • Bagikan
IMG 20200416 161131
Ilustrasi foto buruh di PHK

BANGKALAN, limadetik.com – Virus Corona atau COVID-19 memukul dunia usaha. Dampak virus ini membuat pelaku usaha sampai merumahkan bahkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

Data Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disprinaker) Kabupaten Bangkalan mencatat, per tanggal Rabu 15 April 2020 terdapat 81 pekerja terkena PHK dan dirumahkan.

https://limadetik.com/

Rincinya, sebanyak 60 pekerja galangan kapal PT Bintang Timur Samudera (BTS) telah dirumahkan. PT Murni Berlian Motor memutus kontrak (PHK) 3 karyawan dan merumahkan 1 karyawan. Tresna Art merumahkan 10 pekerja. Rumah Makan Ole-Olang telah merumahkan 7 orang karyawannya selama pandemi Covid-19.

“Di PT BTS karyawannya dirumahkan atas kesepakatan bersama, laporannya mereka tetap digaji oleh perusahaan,” kata Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Disperinaker Bangkalan Titin Suhartini, Kamis (16/4/2020).

Titin menjelaskan, karyawan di PHK dan dirumahkan memiliki pengertian berbeda. Jika di PHK mereka tidak bisa bekerja lagi dipersusahaan tersebut. Sedangkan, pekerja yang dirumahkan bisa bekerja kembali setelah kondisi kembali normal.

“Jadi pengertianya beda loh ya. (Yang dirumahkan) mereka bisa kembali bekerja kalau kondisi normal lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Bangkalan Samsul Arifin meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan harus memberikan solusi bagi pekerja yang terkena PHK maupun yang dirumahkan. Sebab, mereka sudah tidak lagi memiliki pendapatan untuk memenuhi kebutuhan.

“Harus dicarikan solusi, baik dengan memanfaatkan anggaran penanganan Covid-19 Bangkalan yang angkanya mencapai Rp 65,2 miliar atau cara lain,” ujarnya.

Salah satu solusi nya, Politisi Gerindra itu meminta Disprinaker Kabupaten Bangkalan menyalurkan program Kartu Pra Kerja dari Pemerintah pusat kepada orang benar-benar menganggur dan membutuhkan pekerjaan.

“Program Kartu pra kerja ini harus tepat sasaran, apalagi ditengah kondisi seperti ini,” tandasnya.

Reporter: Wahyudi.

Editor.    : Yudi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan