https://limadetik.com/

Dua Kecamatan Rawan Konflik pada Pilkada Sumenep 2020, Bakesbangpol bersama Forkopimda Lakukan Ini

  • Bagikan
Kepala Disdukcapil Sumenep Akh Zaini e1605237418922
Akh.Zaini, Kepala Bakesbangpol Sumenep

SUMENEP, LimaDetik.Com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sumenep tahun 2020 tinggal menghitung hari. Namun ada dua kecamatan di pulau madura ujung timur dinilai rawan konflik pada Pilkada Sumenep 2020.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep, Akh Zaini menyebutkan, dua kecamatan dimaksud yakni, Pasongsongan dan Guluk-guluk.

https://limadetik.com/

“Dua kecamatan ini memang sering terjadi konflik dari dulu,” katanya, Kamis (5/11/2020).

Untuk pemicunya sendiri sebut dia, adanya dugaan money politic (politik uang). “Biasanya pemicunya rata- rata karena politik uang,” tegasnya.

Pihaknya katanya Zaini, bersama Forkopimda dan KPU Sumenep terus melakukan sosialisasi secara aktif. Itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya konflik di Pilkada Sumenep 2020.

“Kita aktif lakukan sosialisasi bersama KPU dan Forkopimda. Agar masyarakat memilih calon sesuai hati nurani bukan karena paksaan,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Zaini, pada situasi pandemi juga mengurangi tatap muka ketika saat kampanye, sehingga dugaan politik uang selama ini terjadi di tengah masyarakat dapat ditekan.

“Kita semua berharap pelaksanaan Pilkada Sumenep 2020 berjalan lancar, aman dan kondusif. Dan untuk daerh-daerah yang rawan tersebut sudah kami lakukan pemetaan” tukasnya.

Seperti diketahui, pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2020 yang akan diselenggarakan 9 Desember nanti akan diikuti dua pasangan calon, yakni nomor 1, Achmad Fauzi-Dewi Khalifah (Fauzi-Eva) dan nomor urut 2, Fattah Jasin-Ali Fikri (Gus Acing-Mas Kiai)

(yd/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan