Scroll Untuk Membaca Artikel
Daerah

Jelang Pindah Tugas ke Kejagung, Kajari Trimo dapat Penghargaan dari SMSI Sumenep

×

Jelang Pindah Tugas ke Kejagung, Kajari Trimo dapat Penghargaan dari SMSI Sumenep

Sebarkan artikel ini
Jelang Pindah Tugas ke Kejagung, Kajari Trimo dapat Penghargaan dari SMSI Sumenep
Kajari Sumenep, Trimo, SH.MH (kanan) didampingi Kasi Intel Moch. Indra Subrata dan Kasi Datun Slamet Pujiono saat menerima Piagam Penghargaan dari SMSI Sumenep yang diserahkan langsung Ketua SMSI, Wahyudi didampingi dua anggota

Jelang Pindah Tugas ke Kejagung, Kajari Trimo dapat Penghargaan dari SMSI Sumenep

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Setelah kurang lebih 2 tahun menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, akhirnya Trimo, SH.MH dipindah tugaskan, ia diberikan amant sebagai Kepala Subdirektorat Eksekusi dan Eksaminasi pada Direktorat Tindak Pidana Terhadap Tindak Pidana Terhadap Orang dan Harta Benda (Orhada) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung RI, Kamis (30/5/2024).

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Sedang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep akan dijabat Sigit Waseso, S.H., M.H. yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Tual.

Hal tersebut dibuktikan dengan rilis yang disampaikan Kejaksaan Agung RI sebagaimana Surat Keputusan (SK) Jaksa Agung Nomor 121 Tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan Republik Indonesia. SK itu ditandatangani Jaksa Agung RI ST Burhanuddin tertanggal 21 Mei 2024.

Dalam SK tersebut, Burhanuddin merotasi 78 pejabat eselon II. Harli Siregar ditunjuk sebagai Kapuspenkum Kejagung menggantikan Ketut Sumedana. Sementara Ketut diangkat sebagai Kajati Bali.

Atas kepindahan atau pindah tugas Kajari Sumenep Trimo, SH.MH, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumenep memberikan satu penghargaan atas dedikasi dan capaian kinerjanya selama kurang lebih 2 tahun menjabat sebagai Kajari di Kabupaten Sumenep yang dinilai telah banyak memberikan dampak positif atas perubahan penegakan hukum yang berkeadilan dan berpihak kepada masyarakat bawah.

Demikian hal itu disampaikan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Sumenep, Wahyudi. Ia mengatakan, bahwa selama Trimo menjabat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, telah banyak melakukan perubahan atau inovasi di bidang hukum, salah satunya penerapan hukum yang berkeadilan melalui restorative justice.

“Banyak kasus-kasus yang dulunya hampir tidak berjalan atau mangkrak yang akhirnya bisa dituntaskan oleh pak Kajari Trimo bersama tim nya atau para Kasi dan Jaksanya. Sebut saja kasus Gedung Dinkes yang cukup lama, dan baru tahun lalu dituntaskan” kata Wahyudi usai menyerahkan piagam penghargaan kepada Kajari Sumenep, Trimo, SH.MH, Rabu (29/5/2024).

Selain itu lanjut Wahyu sapaan akrab Ketua SMSI Sumenep itu, pada tahun 2023 lalu, Kajari dan anak buahnya juga telah berhasil mengembalikan uang miliaran rupiah ke Kas Negara atas sejumlah Kasus Korupsi yang ditangani para Jaksa di Kejari Sumenep.

“Saya rasa banyak ya, Kasus PT Sumekar juga selesai di tangan pak Kajari Trimo, yang terbaru kasus besar juga seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Sumenep yang tersangkanya sudah ditahan 3 orang dan ada pengembalian kerugian negera miliaran itu jumlahnya, termasuk pula uang pengganti ratusan juta yang dikembalikan ke Negara” tegasnya.

Sementara itu Kajari Sumenep Trimo, SH.MH yang sebentar lagi akan mengemban amanah baru di Kejagung RI menyambut baik dan berterimakasih atas penghargaan yang diberikan SMSI Sumenep sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerjanya selama bertugas di Kabupaten ujung timur pulau Madura.

“Terimakasih kepada teman-teman SMSI Sumenep atas apresiasinya, tentu kita semua adalah mitra yang saling bersinergi menjadikan Bangsa Indonesia untuk lebih maju dan bermartabat. Itu karenanya, keberadaan penegak hukum tidak bisa dipisahkan dengan pers atau jurnalis” ujarnya.

Dirinya pun berharap agar hubungan pers dan penegak hukum (Kejaksaan) tetap terus terjalin dan terbangun komunikasi yang baik, sehingga keduanya akan tetap menjadi bagian pilar bangsa yang memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Keberadaan pers bagi kami (Kejari) adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan, itu karenanya saya meminta agar hubungan keduanya terus berlanjut dengan baik demi kepentingan umum untuk mencerdaskan anak bangsa dengan sajian informasi yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan” punskasnya.

× How can I help you?