Jembatan Putus Di Sumbermalang Situbondo Akibat Banjir Bandang

Pasca Banjir Bandang Wabup Situbondo bersama Tim Gabungan Penanggulangan Bencana meninjau lokasi di wilayah Kecamatan Sumbermalang

SITUBONDO, Limadetik.com – Sejumlah titik di wilayah Situbondo terkena musibah banjir bandang serta tanah longsor karena memang intensitas hujan yang semakin tinggi di wilayah Situbondo. Salah satunya di wilayah Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, Jatim. Senin, (08/01/2018).

Pantauan Limadetik.com banjir bandang yang mengakibatkan jembatan putus penghubung di tiga desa terisolir karena derasnya air sungai. Bukan hanya itu juga pipa air saluran air bersih porak poranda diterjang banjir.

Saluran pipa air bersih rusak berdampak pada ribuan warga di lima desa di wilayah Kecamatan Sumbermalang, kesulitan air bersih.

Jembatan Penghubung Desa Kalirejo dan Sumber Argo, Situbondo yang terputus akibat terjangan banjir bandang

Putusnya jembatan penghubung mengakibatkan aktivitas warga di tiga desa terisolir, yakni Desa Kalirejo, Sumber Argo dan Taman Kursi terganggu.

Menurut Edi (45), salah satu tokoh masyarakat setempat Desa Taman Kursi, jembatan penghubung antar desa sepanjang 30 meter tersebut, merupakan akses vital perekonomian masyarakat.

Karena jembatan putus, warga terpaksa harus memutar arah sekitar 6 km melewati Desa Taman Kursi. Apalagi jalan alternatif tersebut, konon agak sulit dilalui saat di musim penghujan seperti ini.

“Jembatan penghubung Desa Kalirejo dan Desa Sumber Argo yang terputus itu dibangun pada tahun 2008 silam menggunakan bantuan dana PNPM. Oleh sebab itu kami warga meminta agar pemerintah daerah segera membangun jembatan darurat agar bisa dilalui kendaraan,” jelas Edi, Selasa (09/01/2018).

Edi menambahkan, “Terputusnya jembatan penghubung tersebut, tak hanya menganggu aktifitas warga, tapi juga mengganggu aktifitas anak-anak untuk sekolah”.

“Selain itu, akibat rusaknya jalur pipa air bersih, warga mau tak mau harus menggunakan air sungai yang sudah kotor. Selebihnya, warga mengambil air bersih di desa tetangga yang  tak terkena dampak bencana banjir tersebut”, imbuhnya.

Beberapa warga setempat menjelaskan kepada Limadetik.com saat ini banyak warga kebingunan mendapatkan air bersih karena saluran air bersih rusak total.

Harapan warga pemerintah segera memperbaiki saluran pipa air, mengingat air bersih menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Lima desa yang kini kesulitan air bersih, masing-masing Desa Baderan, Desa Taman Kursi, Desa Kelirejo, Desa Sumber Argo dan Desa Taman Sari.

Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Situbondo, Gatot Trikorawan mengatakan, “Saat ini BPBD bersama pihak terkait telah terjun ke lapangan untuk melakukan kajian cepat, untuk mengetahui kebutuhan mendesak masyarakat”.

Jika masyarakat membutuhkan air bersih, pihaknya siap mensuplai, termasuk memberikan bantuan sembako bagi korban terdampak bencana.

Sementara, menurut Camat Sumbermalang, Sopan Efendi, pihaknya terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Sejumlah daerah di Kecamatan Sumbermalang tergolong rawan bencana longsor, mengingat banyak perumahan warga berada di bawah tebing,” terang Sopan.

Ia juga mengaku, “Sudah berkoordinasi dengan Pemkab Situbondo, untuk memasang bronjong di sejumlah titik rawan bencana longsor.”.

Lebih jauh lagi, “Untuk jembatan yang putus, ia masih menunggu langkah penanganan darurat dari Pemkab Situbondo, karena dinas terkait sudah melakukan kroscek di lapangan”, tandasnya.

Pasca banjir bandang Wakil Bupati Situbondo, Ir. Yoyok Mulyadi bersama Tim gabungan penanggulangan bencana turun lapangan meninjau korban yang berdampak bencana di kawasan Kecamatan Sumbermalang. (aka/rud)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here