Kantor DPKP Kabupaten OKU Berharap Ada Tambahan Saran Prasana Dari Pemkab Setempat

BATURAJA, Limadetik.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Ogan Komering Ulu
(OKU) masih kekurangan sarana dan prasarana seperti mobil tembak Damkar serta team medis.

Selain hal yang diatas DPKP juga kekurangan posko, dimana saat ada 9 posko sedangkan untuk di Kabupaten OKU terdiri dari 13 Kecamatan, daerah yang tidak ada posko yaitu Kecamatan Sosoh Buay Rayap, Muara Jaya, Peninjauan dan Kedaton Peninjauan Raya (KPR) senin (15/1/2018).

Saat di konfirmasi wartawan limadetik.com Kepala Dinas Pemadam kebakaran (DPKP) Himda Fahruzal SH Mengatakan bahwa mobil tembak Damkar hanya ada 10 unit untuk mobil tangki ada 3 unit. Seharusnya mobil tangki 10 jadi seimbang karena mobil tangki itu untuk mengangkut air

“Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU) yang sangat luas meliputi 13 kecamatan ketika terjadi kebakaran bersamaan di beberapa wilayah instansi tersebut harus meminta bantuan damkar ke beberpa perusahaan perusahaan yang memiliki mobil damkar”Kata Fahruzal.

Wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sangat luas letak geografis antar kecamatan cukup jauh sehingga untuk mengantisipasi kebakaran sangat membutuhkan armada Damkar.

Dengan luasnya Wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) seharusnya tiap kecamatan minimal ada satu Damkar karena Mobil Damkar yang dimiliki sekarang ini hanya 10 unit mobil sehingga untuk menutupi mobil Damkar pihaknya meningkatkan keterampilan dan kemampuan personil yang ada saat ini.

“Untuk bisa memenuhi kekurangan kebutuhan armada Damkar maka dari Dinas DPKP telah mengajukan penambahan mobil damkar ke DPRD OKU dan mudahan-mudahan terealisasi tahun ini,” Ungkap Kadis PKP.

Fahruzal menambhkan mengenai tenaga kerja di DPKP sudah standar namun belum maksimal karena ada regu Kebakaran dan regu penyelamatan untuk kelengkapan penyelamatan itu belum ada seperti alat penjebol gedung dan personilnya juga masih kurang.

“Terkait tenaga medis perawat masih kekurangan sebab tenaga medis masuk dalam regu Penyelamat. Mudahan mudahan kekurangan ini kedepan dapat terealisasi sehingga beban kerja menjadi ringan,” tandasnya.

Terakhir Kadis PKP Himda Fahruzal berharap “Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk menghubungi jika terjadi kebakaran baik itu dirumah mereka sendiri maupun terjadi kebakaran di wilayah kampungnya, dan  segera untuk menginformasikan jika terjadi bahaya kebakaran” Harapnya (fekry/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here