https://limadetik.com/

Kebutuhan Keterangan PCR/Rapid Test Untuk Kepentingan Perjalanan di Masa Pandemi Covid 19

  • Bagikan
IMG 20200628 193656
Plt.Kadis Kesehatan Sampang, Agus Mulyadi

SAMPANG, Limadetik.com – Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 tahun 2020 tentang kreteria dan persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman corona virus disease (covid-19). Mensyaratkan beberapa dokumen kesehatan untuk memastikan supaya, masyarakat yang bepergian benar-benar terbebas atau negatif covid-19.

Diterangkan dalam Surat Edaran tersebut bahwa setiap individu yang melakukan perjalanan orang dengan tranportasi umum darat, perkeretaapian, laut dan udara harus memenuhi syarat diantaranya menunjukkan identitas diri, menunjukkan surat keterangan uji test PCR dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari atau surat keterangan rapid test dengan hasil non reaktif yang berlaku 3 hari pada saat keberangkatan, dan menunjukkan surat keterangan bebas gejala seperti influensa yang di keluarkan oleh Dokter Rumah Sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas test PCR dan/atau rapid test.

https://limadetik.com/

Sehingga dengan begitu surat  keterangan rapid test/ PCR di masa pandemi covid-19, sangat di butuhkan tentu bagi masyarakat yang rutinitas pekerjaannya sering ke luar daerah.

Lalu bagaimana dengan masyarakat sampang yang membutuhkan surat keterangan rapid test/PCR demi kepentingan perjalanan tranportasi ke luar kota/daerah, atau hanya sekedar ingin tahu kondisi tubuhnya ada gejala/terpapar covid-19. Apakah masyarakat secara gratis bisa mendapatkannya.

Menurut Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang melalui Plt Kepala Dinkes Agus Mulyadi saat di konfirmasi mengenai hal seputar rapid test/PCR di Kabupaten Sampang menerangkan tidak semuanya gratis dan gratis bagi yang ada indikasinya saja. “Yang tidak berbayar rapid yang disediakan digunakan untuk screning, tapi sesuai indikasi.” kata Agus.

Menurutnya bila ada keluhan dan pernah ada kontak dengan pasien. Agus menganjurkan untuk silahkan ke puskesmas.

Agus menerangkan yang tidak gratis atau yang ada biayanya untuk mengurus rapid test/PCR adalah yang di klinik swasta. “yang ada biaya adalah klinik swasta” sebutnya, Minggu (28/6/2020).

Bagi masyarakat yang membutuhkan  keterangan PCR/ rapid test, atau hanya sekedar ingin mengetahui kondisi tubuhnya apakah terpapar covid-19 atau tidak, untuk mendapatkannya di Kabupaten Sampang dilakukan ke klinik swasta. “Ke klinik swasta” imbuh Agus.

Salah satu klinik di kabupaten sampang, Klinik Qona’ah melalui dokter UGD Klinik Qona’ah dr. Hendry saat di konfirmasi menerangkan di tempatnya hanya bisa melayani rapid test. Karena seperti PCR di kliniknya belum mememiliki. ” PCR kami belum punya pak” ujar dr. Hendry.

Biaya yang harus di keluarkan masyarakat untuk memeriksa dan mendapatkan keterangan rapid test menurutnya dengan biaya ratusan ribu. “Hanya bisa rapid, biaya 450 ribu” terangnya.

dr. Hendry menerangkan bila masa berlaku keterangan hasil rapid test, hanya berlaku 3 (tiga)  hari. “Rapid 3 hari” tuturnya.

Sedangkan lanjut dr.Hendry untuk menunggu hasil dari rapid test sendiri tidak membutuhkan waktu yang cukup lama, menurutnya hanya 30 menit.

Menurut Tim Gugus Kabupaten Sampang Klasifikasi warga yang boleh mengikuti rapid test /PCR/swab secara gratis di Kabupaten Sampang, dikonfirmasi melalui Jubir Tim Gugus Kabupaten Sampang Djuwardi menerangkan yang utama adalah warga yang pekerjaannya rentan resiko tertular.

“Seperti tenaga kesehatan medis, staf  Rumah Sakit, Kantor pelayanan umum, pasar, toko dan lainnya. masyarakat yang lain disesuaikan dengan anggaran juga ” jelas Djuwardi.

Menurut Djuwardi pelaksanaan Rapid Test/PCR dilakukan harus sesuai prosedur protap perawatan. Sedangkan Jumlah total warga yang telah dilakukan rapid test di kabupaten Sampang menurut Djuwardi sudah sebanyak 1128 orang.

Djuwardi tidak menerangkan lebih lanjut dengan jumlah warga keseluruhan yang telah melakukan PCR/Swab di kabupaten Sampang, saat ditanya terkait hal itu. “Di cek dulu” jawab Djuwardi singkat. (zaman/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan