Opini

Memperkuat Rasa Nasionalisme dan Integrasi Sosial bagi Generasi Muda di Indonesia

×

Memperkuat Rasa Nasionalisme dan Integrasi Sosial bagi Generasi Muda di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Memperkuat Rasa Nasionalisme dan Integrasi Sosial bagi Generasi Muda di Indonesia
Imas Venti Fajriati

Memperkuat Rasa Nasionalisme dan Integrasi Sosial bagi Generasi Muda di Indonesia

Oleh : Imas Venti Fajriati
Fakultas : Teknik
Program Studi : Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan
Universitas Negeri Yogyakarta

__________________________________

OPINI – Tentang urgensi Pendidikan Kewarganegaraan bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan di Indonesia.

Rasa Nasionalisme merupakan rasa yang merujuk pada perasaan cinta dan bangga terhadap negara atau bangsa, sedangkan integrasi sosial merupakan integrasi yang merujuk pada proses dimana seseorang dalam bermasyarakat saling berinteraksi dan bergaul. Jadi rasa nasionalisme dan integrasi sosial yaitu dua konsep yang saling berhubungan namun memiliki fokus yang berbeda dalam konteks masyarakat dan negara. Rasa Nasionalisme dapat berperan dalam memperkuat identitas bersama dan rasa kebersamaan di antara warga negara Indonesia, yang didukung oleh integrasi sosial dengan mengurangi perasaan keterasingan dan membangun rasa kepemilikan terhadap negara.

Rasa nasionalisme dan integrasi sosial merupakan dua aspek penting yang harus dipupuk dalam masyarakat Indonesia, terutama di kalangan generasi muda. Rasa nasionalisme harus ditanamkan pada generasi muda mulai dari anak-anak hingga remaja.

Cara meningkatkan rasa nasionalisme dapat dilakukan melalui kegiatan seperti upacara bendera disekolah, belajar dan menyanyikan lagu-lagu nasional, mempelajari bahasa, adat istiadat, serta kebudayaan di setiap daerah yang ada di Indonesia, serta melaksanakan peringatan hari besar nasional.

Tetapi peran aktif guru dan siswa masih sangat diperlukan agar rasa nasionalisme tetap terjaga dengan baik di tengah era globalisasi saat ini.

Misalnya, pemahaman tentang rasa nasionalisme membantu para generasi muda untuk memahami konteks dan menghargai sejarah, budaya dan nilai nilai negara Indonesia melalui nilai-nilai Pancasila, sedangkan integrasi sosial memberikan serta mengajarkan para generasi muda untuk menghargai keberagaman dan bekerja sama dengan orang dari latar belakang yang berbeda-beda.

Cara ini dapat memperkuat rasa keterhubungan dan tanggung jawab bersama sebagai bagian dari komunitas yang lebih besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keduanya saling melengkapi.

Rasa nasionalisme memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk berkontribusi positif terhadap negara mereka serta menciptakan rasa persatuan dan solidaritas di kalangan generasi muda yang penting untuk stabilitas sosial, sementara Integrasi sosial memberi kemungkinan kepada para generasi muda untuk berinteraksi dengan berbagai kelompok sosial, yang penting untuk mengembangkan keterampilan sosial, empati, dan kemampuan berkomunikasi dan juga menyiapkan generasi muda untuk berfungsi dalam masyarakat global yang semakin terhubung dan multicultural.

Dengan komponen yang sinergis, para generasi muda tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat menerapkan dan mengembangkan pengetahuan dari rasa nasionalisme dan integrasi sosial yang positif tersebut dalam tindakan konkret untuk memajukan bangsa dan negara.

Kita dapat menyimpulkan bahwa Rasa Nasionalisme dan Integrasi Sosial sangat penting bagi generasi muda Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Dengan pemahaman yang baik tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara, nilai-nilai nasionalisme dan moral, generasi muda akan lebih mampu membangun masa depan yang stabil, adil, dan harmonis, serta berperan aktif dalam kemajuan dan kesejahteraan negara Indonesia.

Harapannya para generasi muda dapat menjadi warga negara yang bertanggung jawab, berkarakter, dan berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara Indonesia.