Scroll Untuk Membaca Artikel
Daerah

Mencari Bawaslu RI! Bimtek PKD Kecamatan Sapeken Diudang Sekedar Foto Kebutuhan LPJ

×

Mencari Bawaslu RI! Bimtek PKD Kecamatan Sapeken Diudang Sekedar Foto Kebutuhan LPJ

Sebarkan artikel ini
Mencari Bawaslu RI! Bimtek PKD Kecamatan Sapeken Diudang Sekedar Foto Kebutuhan LPJ
FOTO: Kegiatan Panwascam Sapeken. Screenshot Instagram @panwascamapeken5

Mencari Bawaslu RI! Bimtek PKD Kecamatan Sapeken Diudang Sekedar Foto Kebutuhan LPJ

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Menjadi buah bibir dan perhatian khusus warga kecamatan sapeken, atas carut marut kerja di Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) sapeken.

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Karena ada dugaan bahwa Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep tidak mendapatkan peningkatan kapasitas layaknya di daratan kota.

Bahkan, pada saat ada undangan untuk PKD tentang bimbingan teknis (Bimtek) pengawasan, diduga hanya berujung dengan foto selfie keperluan laporan pertanggung jawaban (LPJ).

“Andai kami benar-benar di bimtek dengan tuntas kak, pastilah kesalahan kami berkurang saat menyampaikan laporan pengawasan di Desa, ujar sumber, PKD Kecamatan Sapeken yang ingin identitasnya dirahasiakan.

Tidak hanya itu, pengawasan kerja yang dilakukan oleh komisioner panwascam sapeken masih saling melempar tanggung jawab, terbukti setiap ada dugaan pelanggaran di sapeken kurang pencegahan.

Dugaan tambahan timbul saat berita sebelumnya diterbitkan media ini, dan ternyata salah satu oknum komisioner panwascam diduga sedang garap proyek diluar kepangawasan.

“Saya sudah konfirmasi keseluruh PKD saya, semuanya tidak menyatakan tidak pernah memberikan pernyataan apapun ke sampean (wartawan, red) dan panwascam sudah melakukan bimtek mulai tingkat kabupaten dan tingkat kecamatan,” kata ketua Panwascam Sapeken, Maksum Fahrudi. Kamis (1/6/2023) melalui pesan whatsApp kepada pemred media ini.

Disinggung soal jumlah dan jenis bimtek dilaksanakan, pihaknya tidak menanggapi. Maka wajar jika PKD tidak mengerti soal alat kerja pengawasan (AKP) dan akan berpotensi meragukan pengawasan pemilu 2024 di Kecamatan sapeken.

“Sangat disayangkan jika komisioner panwascam sapeken mengabaikan kepentingan publik, tentu cara ini menciderai visi dan misi Bawaslu Republik indonesia,” ungkap tokoh Pemuda Kepulauan Sapeken, A Rahim

× How can I help you?