Pelaku Pembunuhan Sadis di Kotim Berhasil Dibekuk Tim Gabungan Polda Kalimantan Tengah

PALANGKA RAYA, Limadetik.com – Pelaku pembunuhan sadis yang terjadi di Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kota Waringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada hari, Sabtu (3/2/18) lalu berhasil di ringkus tim gabungan Resmob Polda Kalteng, Intelmob Satbrimob Polda Kalteng, Intelek Polda Kalteng dan Sat Reskrim Polres Kotim, Minggu (6/5/18) Pukul 10:00 WIB.

Dereskrimum Polda Kalteng Kombes Pol Drs Agung Prasetyoko dalam Press Release mengungkapkan, telah mendapatkan informasi tentang keberadaan tersangka AAR (27) yang diduga sebagai pelaku pembunuhan yang terjadi di Jl. Kebun Sawit blok CO milik Ahok dan Akong, Koperasi Sepakat Maju Jaya Jl. Mentaya Kalang Km. 6 Desa Bukit Batu, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kota Waringin Timur (Kotim) Provinsi Kalteng.

“Tim gabungan dari satuan Polda Kalteng, berangkat menuju Kota Batu Licin, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada, Rabu (2/4/18) berkoordinasi dengan Polda Kalsel untuk untuk melakukan penangkapan saudara AAR tersangka pembunuhan berencana, Kamis (3/4/18) Sekitar Pukul 09:00 WIB bulan yang lalu” ungkap Agung.

Dia juga menambahkan, “Pria berusia (27) AAR yang diduga sebagai tersangka atau pelaku tindak pidana pembunuhan berencana berhasil di ringkus di bangkel mobil CV. Puspita Jaya yang terletak di Jl. Kodeco Km. 3 Kota Batu Licin, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalsel. Tim gabungan yang di back up Resmob Polda Kalsel, Resmob Res Tanah Bumbu, serta Kapolsek Bubukan, Polres Kota Baru” ucapnya.

Motif pembunuhan tersangka terhadap korban pria (47) saudara Himawan alias Iwan dan Sumiati (32) karena dendam terhadap korban yang juga sebagai atasannya di tempat kerja, karena korban sering kali melakukan penghinaan kepada tersangka AAR beserta keluarganya, karena sakit hati dan tidak terima dirinya dan keluarganya seringkali dihina korban, tersangka AAR pun nekat untuk melakukan aksinya menghabisi nyawa korban.

“Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka yaitu : Satu (1) buah pisau daging, alat yang digunakan tersangka untuk membunuh korban. Satu (1) lembar kaos warna hitam tulisan WHISKEY, pakaian yang dikenakan oleh tersangka.
Satu (1) lembar celana pendek warna merah, pakaian yang dikenakan tersangka.
Satu (1) pasang sendal jepit warna hitam, pakaian yang dikenakan oleh tersangka” tukas Dereskrimum Polda Kalteng.

Akibat perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 340 Sub 338 Jo 365 ayat (3) KUHPIDANA. Pasal 340, barang siapa dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan berencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama 20 tahun.

Pasal 338, barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan, dengan pidana paling lama 15 tahun. Pasal 365 ayat, 3 pencurian dengan kekerasan, jika perbuatan mengakibatkan kematian maka diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun. (Ris/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here