https://limadetik.com/

Peringati HUT RI ke-75, Bupati Pamekasan: Seluruh Elemen Bangsa Harus Bangkit dari Keterpurukan

  • Bagikan
IMG 20200817 WA0005 e1606026247958
Bupati Pamekasan Ra Baddrut Tamam saat menjadi Irup peringatan HUT RI ke 75

PAMEKASAN, LimaDetik.Com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-75 tahun 2020 merupakan momentum Bangsa Indonesia merefleksikan diri untuk bangkit dari keterpurukan di tengah pandemi yang melanda hampi seluruh dunia.

Bupati Pamekasan, Jawa Timur Badrut Tamam saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI menyampaikan bahwa seluruh elemen Bangsa Indonesia harus berani keluar dari setiap masalah yang dihadapinya. Bukan malah menyerah tanpa usaha.

https://limadetik.com/

“Sebagai Bangsa Indonesia yang saat ini tengah menghadapi ujian berat yaitu pandemi Covid-19 yang hingga kini masih terus berlangsung dan berakibat langsung pada munculnya krisis ekonomi dan krisis bidang bidang lainnya. Maka diperlukan semangat dan kekompakan untuk bersama sama bangkit dan keluar dari setiap masalah yang kita hadapi” kata Bupati Baddrut saat menjadi Irup peringatan HUT kemerdekaan RI ke-75, Senin (17/8/2020).

Bupati muda ini berpandangan, keterpurukan yang paling awal harus diatasi adalah di sector ekonomi yang lesu sepanjang beberapa bulan terakhir akibat terdampak pandemi covid-19. Harus ada upaya serius yang kreatif dan solutif dalam bidang ekonomi untuk bisa mengatasi krisisi yang terjadi saat ini sehingga masyarakat tidak sampai jauh terseret dalam keadaan.

“Untuk bisa mendorong daya beli masyarakat, maka kita perlu membangun ekonomi reborn, dan ini menjadi salah satu atensi bapak Presiden Jokowi  saat memberikan pidato kenegaraan menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 75 pada tangal 14 Agustus lalu” ujarnya, saat ditemui wartawan usai upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 75 tahun 2020.

Dijelaskan mantan Anggota DPRD Provinsi Jatim ini bahwa, formulasi ekonomi reborn harus dilakukan untuk mengisi HUT Ke-75 Kemerdekaan RI. Kita harus bersyukur di mana kemerdekaan itu adalah melakukan pembelaan yang lebih konkret kepada masyarakat, baik di sektor ekonomi dan pelayanan.

Bupati juga memaparkan jika atensi lain yang juga disampaikan Presiden Jokowi, adalah soal perlunya membangkitkan budaya produkif. Ini penting karena sikap produkif adalah serangkai dengan kreatif yang dapat mengantarkan masyarakat Indonesia untuk bisa bangkit dari keterpurukan bidang ekonomi.

“Di pamekasan sendiri, pemkab sudah menfasilitasi sekitar 1.500 orang calon pengusaha untuk mengikuti pelatihan wirausaha baru (WUB) di tengah keterpurukan ekonomi. Mereka dilatih dengan aneka keterampilan industri lalu kemudian dibantu peralatan dan diberi bantuan modal usaha. Selain itu mereka juga dipantau ketat untuk tetap konsisten dengan sikap kreatifnya” terangnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menjelaskan, berbagai bentuk Industri Kecil Menengah (IKM) dari Pamekasan yang telah tumbuh dan berhasil menciptakan usaha mandiri antara lain yang bergerak di bidang pembuatan songkok, sepatu, dan sandal. Pemkab juga memberikan beasiswa kepada 2.000 santri yang tersebar di 13 Kecamatan di Kabupaten Pamekasan.

Bupati menegaskan, jika dulu orang tua mengirimi anaknya ke pesantren, sekarang sudah ada ribuan anak yang biayanya di pesantrennya ditanggung pemerintah. Mereka juga diberi keterampilan bidang usaha  dan juga pengetahuan tentang masalah kebangsaan dan cinta tanah air. Agar kelak nanti kembali atau setelah selesai menuntut ilmu di pesantren sudah memiliki bekal.

“Maka kita berharap kepada santri penerima beasuswa pesantren agar kelak nanti mampu menjadi bagian penggerak ekonomi. Selain kita juga memiliki sector pertanian dan perkebunan, karena hampir 46 persen pendapatan masyarakat berasal dari sector ini, maka pemerintah daerah berupaya memberikan bantuan biaya produksi pertanian. Biaya produksi setidaknya dari tiga hal, yakni pengolahan tanah, pembibitan dan pupuk. Dengan demikian masyarakat tidak lagi terlalu repot dengan ekonomi” pungkasnya.

(ADV/Arif/Yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan