HOMS, Limadetik.com Untuk pertama kalinya, ratusan warga Suriah dari Kota Qusair pada hari Minggu (08/07/2019) berbondong-bondong kembali ke rumah mereka di kota pedesaan barat Homs, sejak kota itu dibebaskan dari terorisme oleh Tentara Arab Suriah dan aliansinya pada 2013.

Berbicara kepada wartawan SANA, mereka yang kembali mengungkapkan kebahagiaan mereka atas kembalinya keamanan dan stabilitas Kota Al-Qusair setelah terorisme diberantas dari sana berkat pengorbanan dan kepahlawanan dari Tentara Arab Suriah.

Mayoritas penduduk diusir dari rumah mereka setelah pendudukan “pemberontak”.

Populasi Qusair pada 2012 adalah sekitar 40.000 ketika “pemberontak jihad” dukungan NATO mengambil kendali atas daerah itu.

Hampir semua penduduk Katolik dan Alawite diusir atau dibunuh oleh para Jihadis pada minggu-minggu pertama sementara sisanya kemudian berhasil melarikan diri dari kekejaman “pemberontak” setelah pemerintah Suriah berhasil mencapai kesepakatan dengan para teroris untuk mengevakuasi warga sipil itu. .

Kemenangan Qusair oleh Tentara Suriah dan sekutu menjadi salah satu symbol kemenangan pemerintah Suriah melawan terorisme.

Ini memungkinkan pemerintah Suriah untuk menghubungkan Damaskus dengan Homs, keduanya Kota besar Suriah, mengamankan jalur senjata strategis dan membantu mengamankan perbatasan Lebanon dari bahaya yang bisa saja terjadi.

Gubernur Homs Talal Al-Barazi mengatakan kepada para jurnalis bahwa angkatan pertama kembalinya sekelompok penduduk lokal ke Al-Qusair ini adalah bagian dalam rencana negara untuk mengembalikan penduduk lokal ke daerah-daerah yang dibebaskan dari terorisme, sama seperti banyak daerah di provinsi Homs lainyya, termasuk Lingkungan Tadmour (Palmyra), Al-Houla, dan Al-Waer di mana area-area tersebut telah dilengkapi dengan semua persediaan dan persyaratan dasar dan logistik, terutama pendidikan dan kesehatan, berkoordinasi dengan unit-unit administrasi, dan Dewan Kota Al-Qusair.

Direktur Perusahaan Listrik Umum Homs, Musleh Al-Hassan mengatakan bahwa 35% dari pekerjaan merehabilitasi jaringan listrik telah dicapai di kota-kota dan pedesaan disana, dimana para teknisi saat ini masih terus melanjutkan upaya mereka untuk memastikan pasokan listrik ke semua yang kembali.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Sumber: Arrahmahnews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here