Scroll Untuk Membaca Artikel
Puisi

Sebatas Kekasih

×

Sebatas Kekasih

Sebarkan artikel ini
Sebatas Kekasih
Ilustrasi

Sebatas Kekasih

Oleh : Herdayanti

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Bersandar pada Titian kelabu indurasmi.
Anak dara pada mataku berselaput kain kafan.

Dilentik bulu matanya Kirana dan baswara.
Daksa jiwanya dahayu Mengayun bertudung berahi.

Dama ini bukan ungkitan antara adipati dan Mandalika.

Dalam relung ku, ada Atma yang berkecamuk.

Ada sepucuk tanya yang usang.
Mengubur beribu duri tanya antara batas nan cinta.

Aku hidup dengan mati, ada angka yang kian menanti.

Menanti untuk kapan, saat sediakala melaju.
Saat ufuk senja tertatap nan saat cinta mengacungkan jempol.

Dan memberiku taklif Untuk menyetubi sejenak cinta nya.

Asmaraloka Ini tak pernah usang bermain.
Beribu syair, rasa dan kekasih ingin dimengerti.

Karena cinta hadir menampakkan batasannya.

Dan Menunggu hengkang tanpa harus berpura.

PUISI : Kasih
Puisi

PUISI : Kasih LIMADETIK.COM, PUISI Oleh : HerdayantiGESER…

× How can I help you?