https://limadetik.com/

Sejuk dan Eksotik, TWB Jadi Pilihan Tempat Belajar Mahasiswi Unira

  • Bagikan
Sejuk dan Eksotik, TWB Jadi Pilihan Tempat Belajar Mahasiswi Unira
FOTO: Mahasiswi Unira yang sedang mengerjakan tugas bersama di area TWB.

SAMPANG, LimaDetik.Com – Sejumlah Mahasiswi tampak sedang melakukan diskusi dan belajar bersama di area Taman Wiyata Bahari (TWB). Mereka asyik dan terlihat santai sembari sesekali fokus Pada Laptop masing-masing membahas mata kuliah yang mereka kerjakan bersama di tempat tersebut.

Taman yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa timur ini tampak mengalami perubahan yang signifikan. Mulai dari segi infrastruktur, tata kelola taman, dll.

https://limadetik.com/

Tertarik dengan giat mereka, awak media Limadetik.com berusaha mewawancarai 4 Mahasiswi yang sedang melakukan sesi belajar bersama tersebut.

4 Mahasiswi Universitas Madura yang berhasil diwawancarai, Mellinia Ayu Ealdany (Ayu, 21 thn), Nurul Hidayati Isnaini (Uun, 21 thn), Rahma Imliya (Mia, 21 Thn), Syafira Taufika Puteri (Fira, 20 thn).

Mereka berempat saat ini sedang menempuh jenjang pendidikan di Universitas Madura di Jurusan Fakultas Ilmu Administrasi semester VI.

“Kita kemarin sepakat untuk belajar bersama di TWB ini, mengingat tempatnya yang nyaman, rindang, bersih, asri, hembusan angin yang sepoi-sepoi dan mudah kita jangkau. Sangat representatif untuk kita jadikan tempat belajar bersama” tutur Ayu pada Sabtu (12/06/2021).

Sementara itu, Uun mengungkapkan jika Ia dan teman-temannya merasa nyaman berada ditempat tersebut.

“Jika belajar dirumah, kadang kita kan merasa boring juga. Ketika gabut, kita kan butuh juga nyari tempat yang membuat pikiran fresh. Biar gak jenuh gitu” ucapnya sambil sesekali melempar senyum.

Di tempat yang sama, Mia mengatakan bahwa suasana TWB amat membantu dalam memberikan rasa ketenangan, diskusi mengalir enak dan nyambung, karena suasana tidak bising, hawanya sejuk, dan sesekaali bisa melayangkan pandangan pada eksotika taman.

“Situasi disini amat membantu kami selama belajar. Kami lagi mengerjakan tugas mata kuliah Manajemen Sumber Daya Manusia” ucapnya.

Disinggung terkait fasilitas taman, Fira mengungkapkan bahwa ada hal yang memang perlu dibenahi salah satunya adalah ketersediaan Wifi, wahana bermain anak dan toilet.

“Kami merasa betah dan nyaman dan betah disini, meskipun ada hal yang dirasa menurut saya kurang. Tapi intinya saya salut dan mengapresiasi terhadap apa yang sudah dilakukan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, terutama perkembangan dan perubahan mendasar yang dilakukan terkait infrastruktur dibeberapa sektor. Khususnya taman. Beliau tegas, visioner dan berani dalam melakukan perubahan. Dan itu memotivasi kami” ungkapnya.

Disisi lain, ternyata mereka berempat mengembangkan usaha ekonomi kreatif dengan berjualan di area taman berupa Es juz, aneka sosis dan tahu krez di sela kosongnya jadwal kuliah mereka.

“Kami hanya berupaya untuk memanfaatkan waktu luang yang kami miliki untuk hal yang positif. kami bentuk usaha bersama. Hasilnya kami bayarkan untuk kuliah, itung-itung bantu ringankan beban orang tua” pungkas Mia sembari tersenyum.

(MDS/YD)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan