MBG Libur Panjang, Pedagang Semangka Bondowoso Akui Penurunan Omzet

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang buah semangka Bondowoso saat panen

Pedagang buah semangka Bondowoso saat panen

MBG Libur Panjang, Pedagang Semangka Bondowoso Akui Penurunan Omzet

limadetik.com/, BONDOWOSO – Liburnya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur kenaikan kelas berdampak langsung terhadap penjualan buah di Kabupaten Bondowoso.

Pedagang semangka dan melon mengaku mengalami penurunan omzet yang cukup tajam akibat berkurangnya permintaan.

Haryanto, salah satu pedagang buah semangka di Bondowoso mengatakan penjualan semangka dan melon merosot drastis sejak satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) berhenti beroperasi sementara.

Baca Juga  Gelar Exit Meeting, Pemeriksaan Kinerja RSUD Bondowoso oleh BPK RI Masuki Tahap Akhir

Jika sebelumnya ia mampu menjual dua hingga tiga ton buah setiap hari, kini penjualannya hanya berkisar 30 hingga 50 kilogram per hari.

"Biasanya bisa terjual dua sampai tiga ton per hari. Sekarang paling hanya 30 sampai 50 kilogram saja," ujarnya pada limadetik.com/, Selasa (7/6/2026) sore.

Baca Juga  Protes Waktu Singkat, Fraksi PPP Pilih Tak Hadiri PU Fraksi Paripurna P-APBD Bondowoso

Tak hanya volume penjualan yang turun, harga jual buah juga ikut anjlok. Menurut Haryanto, harga semangka dan melon yang sebelumnya berada di kisaran Rp10.000 hingga Rp12.000 per kilogram kini hanya dihargai sekitar Rp4.000 hingga Rp5.000 per kilogram.

Kondisi tersebut, kata dia, sangat memengaruhi pendapatan pedagang maupun petani buah di Bondowoso yang selama ini ikut merasakan dampak positif dari tingginya permintaan buah untuk kebutuhan program MBG.

Baca Juga  Peringati Harjabo ke-207, Bupati Ajak Masyarakat Jaga Sejarah dan Bangun Bondowoso

Haryanto berharap Program Makan Bergizi Gratis segera kembali berjalan setelah masa libur sekolah berakhir. Ia menilai keberadaan program tersebut telah menjadi salah satu penggerak pasar bagi komoditas buah lokal.

"Kami berharap MBG segera beroperasi kembali agar kesejahteraan petani dan pedagang buah di Bondowoso bisa kembali dirasakan," pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Budhi

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah
Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an
261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP
BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak
Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah
50 Ribu Peserta Padati JAKA SOPAN ke-9 Pondok Pesantren Al-Islah Bondowoso
Kolaborasi Pemkab-OJK-ILO Hidupkan Kembali Kejayaan Kopi Bondowoso, Bidik Pasar Eropa Lewat Ekosistem Terintegrasi
Kejar Target Nasional 30 Persen, Bondowoso Percepat Aktivasi IKD Lewat Peran Kecamatan dan Desa
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Cegah Penyimpangan, Kejaksaan Ingatkan Kepala Sekolah Soal Aturan Revitalisasi Sekolah

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Kurang dari 12 Jam, Polres Bondowoso Amankan Terduga Pembuat Video Penistaan Al-Qur’an

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:18 WIB

261 Anak PAUD-TK Se-Bondowoso Adu Kreativitas di Final Lomba Mewarnai YPLP

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BPKAD Bondowoso: KKPD Bikin Belanja OPD Tertib, Transparan dan Mudah Dilacak

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Atasi Kekeringan, Bupati Bondowoso Tinjau 74 Titik Irpom yang Mampu Airi 1.110 Hektare Sawah

Berita Terbaru