Kasus Dugaan Malapraktik RS Larasati Pamekasan Masuk Meja Polisi

- Redaksi

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Humas Polres Pamekasan saat memberikan keterangan pada media

Kasi Humas Polres Pamekasan saat memberikan keterangan pada media

Kasus Dugaan Malapraktik RS Larasati Pamekasan Masuk Meja Polisi

LIMADETIK.COM, PAMEKASAN – Dugaan malapraktik yang menyeret dokter Tatik Sulistyowati saat menangani pasien di RS Larasati Pamekasan kini memasuki proses hukum. Kasus dilaporkan ke Polres Pamekasan dan mulai ditindaklanjuti oleh penyidik Satreskrim.

Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan bahwa laporan tersebut telah diterima kepolisian. Saat ini, sudah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Pamekasan untuk dipelajari dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Menurutnya, setiap laporan yang masuk akan ditangani secara profesional tanpa membeda-bedakan pihak yang terlibat. Polisi juga akan mengumpulkan keterangan serta alat bukti yang diperlukan.

BACA JUGA  RSIA Puri Bunda Madura Buka Fakta, Tak Ada Malapraktik, Penyerahan Rekam Medis Harus Atas Persetujuan Pasien

“Benar, dugaan malapraktik sudah kami terima dan saat ini telah diteruskan ke Satreskrim Polres untuk dipelajari serta ditindaklanjuti. Kami pastikan penanganan laporan ini berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Perkembangan lebih lanjut nanti akan segera kami sampaikan,” katanya, Kamis (23/7/2026).

Kasus tersebut berawal dari penanganan terhadap Salamah (30), warga Desa Rekkerrek, Kecamatan Proppo. Awalnya, Salamah menjalani pemeriksaan di RSUD Smart Pamekasan dan didiagnosis menderita kista dengan kondisi yang cukup parah.

BACA JUGA  Bupati Pamekasan Perkuat Budaya Gotong Royong, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Berdasarkan hasil pemeriksaan, dokter di RSUD Smart menyarankan agar pasien dirujuk ke rumah sakit di Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Namun, sebelum menjalani rujukan, keluarga pasien memutuskan melakukan pemeriksaan laboratorium di tempat praktik dokter Tatik Sulistyowati atas saran seseorang.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, dokter Tatik disebut menyampaikan bahwa penyakit yang diderita Salamah masih dapat ditangani melalui operasi. Dengan pertimbangan itu, pasien diminta menjalani tindakan bedah pada hari yang sama di RS Larasati Pamekasan.

BACA JUGA  Bupati Pamekasan Apresiasi Economic Fest 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ekonomi Daerah

Dalam proses operasi, tindakan bedah dilakukan dengan kedalaman sekitar 15 sentimeter. Kemudian, perut pasien akhirnya dijahit kembali tanpa ada penyakit yang diangkat.

Namun dari pihak dokter menyampaikan bahwa tindakan tidak dapat diteruskan karena penyakit yang diderita Salamah disebut menempel pada batu empedu.

Beberapa saat setelah operasi selesai, seorang perawat disebut mendatangi keluarga dan menyampaikan bahwa pasien sudah diperbolehkan pulang.

Facebook Comments Box

Penulis : Rif

Editor : Wahyu

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bawa Nama Madura di Kancah Nasional, Persam Pamekasan Awali Perjuangan Lawan Persewangi
Haji Her Tegaskan Komitmen Bawang Mas Group Perjuangkan Petani Tembakau Pamekasan, Harga Beli Masih Tunggu Acuan Pemda
LIRA Pamekasan Soroti Dugaan Malapraktik RS Larasati
RSIA Puri Bunda Madura Buka Fakta, Tak Ada Malapraktik, Penyerahan Rekam Medis Harus Atas Persetujuan Pasien
Bupati Pamekasan Perkuat Budaya Gotong Royong, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
Bupati Pamekasan Apresiasi Economic Fest 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ekonomi Daerah
Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan Serukan ASN Bangkit: “Malu Datang Terlambat, Malu Bekerja Tidak Maksimal”

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:37 WIB

Bawa Nama Madura di Kancah Nasional, Persam Pamekasan Awali Perjuangan Lawan Persewangi

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:05 WIB

Kasus Dugaan Malapraktik RS Larasati Pamekasan Masuk Meja Polisi

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:34 WIB

Haji Her Tegaskan Komitmen Bawang Mas Group Perjuangkan Petani Tembakau Pamekasan, Harga Beli Masih Tunggu Acuan Pemda

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:26 WIB

LIRA Pamekasan Soroti Dugaan Malapraktik RS Larasati

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:37 WIB

RSIA Puri Bunda Madura Buka Fakta, Tak Ada Malapraktik, Penyerahan Rekam Medis Harus Atas Persetujuan Pasien

Berita Terbaru

Noris Soleh

Opini

Pesantren dan Dinamika Perkembangan Zaman

Kamis, 23 Jul 2026 - 20:55 WIB