Moh. Nizar Ali, Dari Pelosok Aengbaja Kenek Menuju Ketua HIMAMA UNIBA Madura

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moh. Nizar Ali

Moh. Nizar Ali

Moh. Nizar Ali, Dari Pelosok Aengbaja Kenek Menuju Ketua HIMAMA UNIBA Madura

LIMADETIK.COM, SUMENEP — Perjalanan Moh. Nizar Ali menuju kursi Ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAMA) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura menjadi gambaran bahwa kepemimpinan tidak lahir secara instan. Berangkat dari Desa Aengbaja Kenek, ia menempuh proses panjang melalui pendidikan, pengalaman kerja sejak usia sekolah, aktivitas organisasi, hingga prestasi akademik dan nonakademik.

Nizar Ali mengawali pendidikan menengahnya di MA At-Taufiqiyah dengan mengambil jurusan IPS. Dari lingkungan pendidikan tersebut, ketertarikannya terhadap ilmu ekonomi mulai tumbuh. Ketertarikan itu kemudian menjadi salah satu alasan dirinya memilih Program Studi Manajemen di UNIBA Madura.

Jauh sebelum memasuki dunia perguruan tinggi, Nizar telah terbiasa dengan aktivitas kerja. Saat masih duduk di kelas VI MI, ia mulai bekerja sebagai pekerja di pengepul cabai HS Cabe sekaligus menjadi pelayan di Bakso Favorit Cah Solo.

BACA JUGA  Harkitnas 2026, Bupati Pamekasan Serukan ASN Bangkit: "Malu Datang Terlambat, Malu Bekerja Tidak Maksimal"

Pengalaman tersebut menjadi ruang belajar tersendiri bagi Nizar. Selain mengenal tanggung jawab dan kedisiplinan, aktivitas tersebut membuatnya terbiasa berkomunikasi dengan orang lain serta memahami bagaimana sebuah pekerjaan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Menariknya, pengalaman tersebut kemudian berkembang ketika Nizar memasuki kelas VII. Ia dipercaya menempati posisi sebagai manajer di pengepul HS Cabe.

Kepercayaan itu menjadi pengalaman awal yang turut menempa kemampuan kepemimpinannya. Mengelola pekerjaan, mengambil keputusan, membangun kepercayaan, hingga bertanggung jawab terhadap tugas menjadi bagian dari proses yang ia jalani sejak usia relatif muda.

Memasuki bangku kuliah, Nizar tidak hanya fokus pada kegiatan akademik. Ia juga aktif mengikuti berbagai kegiatan mahasiswa sebagai bagian dari proses pengembangan kapasitas diri.

BACA JUGA  Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong, Pj Kades Apresiasi Gerak Cepat Polisi: “Jangan Tebang Pilih”

Salah satu pencapaiannya adalah meraih Juara III dalam lomba debat tingkat UNIBA yang digelar di Fakultas Hukum. Dalam kompetisi tersebut, Nizar mewakili Program Studi Manajemen.

Prestasi itu menunjukkan kemampuan Nizar dalam menyampaikan argumentasi, berpikir kritis, sekaligus berkompetisi dengan mahasiswa dari lingkungan perguruan tinggi yang sama.

Berbagai pengalaman tersebut kini menjadi modal bagi Nizar dalam menjalankan amanah sebagai Ketua HIMAMA UNIBA Madura.

Kepemimpinan di organisasi mahasiswa, menurut semangat yang dibawanya, bukan sekadar persoalan jabatan. Lebih dari itu, kepemimpinan harus mampu menjadi ruang untuk menyerap aspirasi mahasiswa, membangun komunikasi internal, menggerakkan anggota, sekaligus menghadirkan kegiatan yang memberi manfaat bagi pengembangan mahasiswa Manajemen.

BACA JUGA  HUT ke-81 RI di Sumenep, ASN Bakal Berkain Adat, Bupati Fauzi : Bhinneka Tunggal Ika Mempersatukan Bangsa

Perjalanan Nizar dari Desa Aengbaja Kenek hingga dipercaya memimpin HIMAMA UNIBA Madura juga memperlihatkan bahwa latar belakang bukan batas untuk berkembang.

Pengalaman bekerja sejak usia sekolah, pendidikan di MA At-Taufiqiyah, pilihan menekuni ilmu Manajemen, pengalaman berorganisasi, hingga prestasi debat menjadi rangkaian proses yang membentuk karakter dan kapasitasnya.

Kini, tantangan berikutnya berada di pundaknya. Sebagai Ketua HIMAMA, Nizar dituntut tidak hanya mampu berbicara mengenai perubahan, tetapi juga membuktikannya melalui program, kerja kolektif, dan keterlibatan aktif mahasiswa.

Dari pelosok Desa Aengbaja Kenek, Nizar Ali membawa satu pesan penting: kepemimpinan bukan hadiah yang datang tiba-tiba, melainkan hasil dari proses panjang, keberanian mengambil tanggung jawab, dan kemauan untuk terus belajar.

Penulis : Ril

Editor : Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Harjabo ke-207, Bupati Ajak Masyarakat Jaga Sejarah dan Bangun Bondowoso
Gebyar “KEHATI” PAUD H.I. EL-FATH Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Keluarga
Kecamatan Tamanan Gelar Fashion Show Baju Bebas, Camat : Jadi Sarana Hiburan dan Penggerak Ekonomi UMKM
Dilema Politik Hukum Transisi Anggaran MBG dalam Putusan MK
Bupati Sumenep Warning Petani: Jangan Paksa Tanam, Hujan Mengintai
Lahan Siap, Akses Aman, Bupati Fauzi Dorong Sekolah Rakyat Segera Dibangun
Mahasiswa Sebagai Agent Of Change Harus Kritis Bukan Anarkis
Dugaan Pencurian Kayu di Nonggunong, Pj Kades Apresiasi Gerak Cepat Polisi: “Jangan Tebang Pilih”

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Moh. Nizar Ali, Dari Pelosok Aengbaja Kenek Menuju Ketua HIMAMA UNIBA Madura

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Peringati Harjabo ke-207, Bupati Ajak Masyarakat Jaga Sejarah dan Bangun Bondowoso

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Gebyar “KEHATI” PAUD H.I. EL-FATH Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Keluarga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:40 WIB

Kecamatan Tamanan Gelar Fashion Show Baju Bebas, Camat : Jadi Sarana Hiburan dan Penggerak Ekonomi UMKM

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Dilema Politik Hukum Transisi Anggaran MBG dalam Putusan MK

Berita Terbaru

Herlan Purnomo Syamsi memberikan tanggapan atas putusan MK terkait anggaran MBG

Pamekasan

Dilema Politik Hukum Transisi Anggaran MBG dalam Putusan MK

Jumat, 14 Agu 2026 - 16:50 WIB