Camat Arjasa Dorong UMKM dan Potensi Wisata Kepulauan Jadi Penggerak Ekonomi

- Redaksi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Arjasa, Subiyakto. SH.MH

Camat Arjasa, Subiyakto. SH.MH

Camat Arjasa Dorong UMKM dan Potensi Wisata Kepulauan Jadi Penggerak Ekonomi

LIMADETIK.COM, SUMENEP — Pemerintah Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, mendorong penguatan UMKM dan pengembangan potensi wisata lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan perekonomian masyarakat kepulauan.

Hal itu disampaikan Camat Arjasa, Subiyakto, SH., MH., saat berada di Stand Desa Wisata Kecamatan Arjasa dalam kegiatan Festival Culture Vaganza, Jumat (28/8/2026) malam.

Di stand tersebut, berbagai produk unggulan masyarakat Arjasa ditampilkan, mulai dari manisan berbahan kerang, dodol khas Arjasa, olahan melon, ikan kering, terasi, olahan jahe atau limungso, hingga aneka kue dan kerajinan tangan.

Menariknya, sebagian besar produk yang dipamerkan merupakan hasil produksi masyarakat setempat. Pelaku usaha masih didominasi industri rumahan berbasis keluarga dengan kapasitas produksi yang relatif terbatas.

BACA JUGA  Komitmen Layani Masyarakat, RSUDMA Sumenep Optimalkan Instalasi Peduli Pelanggan 24 Jam

“Ini masyarakat sendiri yang membuat. Masih berbasis keluarga, produksinya sedikit-sedikit sendiri kemudian dijual. Makanya kami tampung semuanya untuk dipasarkan di pasar wisata,” kata Subiyakto.

Menurutnya, keberadaan UMKM lokal memiliki hubungan erat dengan pengembangan sektor pariwisata. Produk masyarakat tidak hanya perlu diproduksi, tetapi juga harus mendapatkan akses pemasaran yang lebih luas sehingga mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.

Harga produk yang ditawarkan pun relatif terjangkau, mayoritas berada pada kisaran Rp10 ribu hingga di bawah Rp20 ribu.

Subiyakto menegaskan, Kecamatan Arjasa yang terdiri dari 19 desa memiliki potensi ekonomi dan pariwisata yang cukup besar. Namun, sebagian potensi tersebut hingga kini belum dikelola secara optimal.

Beberapa potensi yang dimiliki antara lain kawasan pasir putih, mercusuar, sektor pertanian, serta komoditas melon yang menjadi salah satu produk khas dari wilayah tersebut.

BACA JUGA  Sister Fillah Sumenep Buktikan Semangat Kemerdekaan Lewat Santunan Anak Yatim

“Dari 19 desa itu banyak potensi. Ada mercusuar, pasir putih, kemudian potensi pertanian juga cukup besar. Hanya saja belum banyak yang disentuh dan dikemas menjadi destinasi wisata,” ujarnya.

Salah satu potensi pertanian yang menarik perhatian adalah budidaya melon di Dusun Tembeng, Desa Buti. Menurut Subiyakto, dari 19 desa yang ada di Kecamatan Arjasa, produksi melon tersebut baru berkembang di satu dusun.

“Untuk melon hanya satu dusun di satu desa yang bisa menanam, yaitu di Dusun Tembeng, Desa Buti,” jelasnya.

Ia berharap potensi tersebut ke depan dapat dikembangkan dan dikemas menjadi daya tarik wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Sumenep Minta Koperasi Tak Sekadar Bertahan, Tapi Dikelola Profesional

Subiyakto juga menilai keterlibatan pemerintah sangat dibutuhkan untuk membuka akses, memperkuat promosi, dan membantu masyarakat mengembangkan produk maupun potensi wisata yang dimiliki.

“Selama ini kita tahu wilayah kepulauan cukup jauh dari daratan. Karena itu UMKM juga harus diberdayakan. Saya berharap pemerintah hadir untuk membantu memberdayakan UMKM yang ada di Kecamatan Arjasa,” tegasnya.

Ia pun mendorong keterlibatan putra daerah maupun masyarakat lokal dalam mengemas potensi wisata Arjasa agar memiliki daya tarik yang lebih kuat.

“Harapan saya ada putra daerah yang mau mengemas. Arjasa ini sangat luas dan punya banyak potensi. Kalau dikelola dengan baik, bisa menjadi kekuatan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pariwisata,” pungkasnya.

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JMSI Sumenep Tanam 1.500 Mangrove, Tegaskan Pers Tak Hanya Menulis tapi Ikut Menjaga Pesisir
Kabar Baik dari Sumenep: Desa Mandiri Tembus 146, Desa Berkembang Terus Menyusut
Bupati Fauzi: Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal dan Tertinggal di Sumenep
SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa, Tegaskan Komitmen Menjaga Demokrasi dan NKRI
Maulid Nabi di Polresta Sumenep: Dari Masjid Walisongo, Pesan Integritas untuk Pelayanan Publik
Madura Night Vaganza 2026 Resmi Dibuka, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep
Kirab Kebangsaan UNIBA Madura Meriahkan Penutupan Ospek, Padukan Nasionalisme dan Budaya Lokal
H. Hosnan Tegas Dukung Perubahan Nomenklatur Kabupaten Sumenep Kepulauan

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:18 WIB

JMSI Sumenep Tanam 1.500 Mangrove, Tegaskan Pers Tak Hanya Menulis tapi Ikut Menjaga Pesisir

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Camat Arjasa Dorong UMKM dan Potensi Wisata Kepulauan Jadi Penggerak Ekonomi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Kabar Baik dari Sumenep: Desa Mandiri Tembus 146, Desa Berkembang Terus Menyusut

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:11 WIB

SMSI Kukuhkan Pokja Newsroom Jaga Desa, Tegaskan Komitmen Menjaga Demokrasi dan NKRI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Maulid Nabi di Polresta Sumenep: Dari Masjid Walisongo, Pesan Integritas untuk Pelayanan Publik

Berita Terbaru