Madura Night Vaganza 2026 Resmi Dibuka, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra

Sekda Sumenep Agus Dwi Saputra

Madura Night Vaganza 2026 Resmi Dibuka, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep

LIMADETIK.COM, SUMENEP — Madura Night Vaganza 2026 resmi digelar di GOR A. Yani Pangligur, Kabupaten Sumenep, Rabu (26/8/2026). Mengusung konsep perpaduan pameran pembangunan, UMKM, seni, budaya dan fashion, kegiatan ini ditargetkan menjadi ruang promosi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Pembukaan dilakukan Bupati Sumenep melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep Agus Dwi Saputra. Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Agus, pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan event tersebut.

Madura Night Vaganza tidak hanya diarahkan sebagai agenda seremonial tahunan. Pemerintah Kabupaten Sumenep ingin menjadikannya sebagai ruang untuk memperkenalkan capaian pembangunan sekaligus mengangkat potensi ekonomi dan kreativitas masyarakat.

“Semoga kegiatan ini menarik kunjungan wisata ke Sumenep dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan,” ujar Agus, Rabu (27/8/2026) malam.

Menurutnya, pameran pembangunan harus mampu menjadi ruang komunikasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat. Berbagai program, inovasi, produk unggulan serta potensi daerah ditampilkan agar publik dapat melihat perkembangan Sumenep sekaligus menangkap peluang ekonomi yang masih bisa dikembangkan.

BACA JUGA  Dugaan Penggelapan Hak Atas Tanah Senilai Rp750 Juta di Pulau Sepanjang Dilaporkan ke Polresta Sumenep

“Pameran pembangunan menjadi ruang komunikasi pemerintah dengan masyarakat tentang apa yang telah dikerjakan dan yang harus diperjuangkan bersama,” katanya.

Agus menegaskan, ukuran keberhasilan pembangunan tidak semata-mata dilihat dari banyaknya proyek infrastruktur. Dampak terhadap kehidupan dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi ukuran utama.

Karena itu, sektor pertanian, kelautan dan perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, seni hingga budaya dinilai memiliki posisi strategis dalam memperkuat perekonomian daerah.

“Setiap program pembangunan harus meningkatkan pendapatan, membuka lapangan kerja, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas layanan publik,” tegasnya.

Pemkab Sumenep juga mendorong seluruh perangkat daerah agar tidak berhenti pada rutinitas pelayanan. Inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik dinilai penting agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.

200 Stan Ramaikan Madura Night Vaganza

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep, Faruq Hanafi, mengatakan Madura Night Vaganza 2026 berlangsung hingga 5 September 2026.

BACA JUGA  Dukung MBG, Pemkab Sumenep Tekankan Evaluasi demi Manfaat Nyata bagi Masyarakat

Sebanyak sekitar 200 stan disiapkan dalam event tersebut. Pesertanya beragam, mulai instansi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, BUMD, badan usaha, hotel, restoran, perguruan tinggi, developer hingga pelaku UMKM.

Faruq menyebut keterlibatan ratusan stan membuat Madura Night Vaganza tidak hanya menjadi etalase pembangunan pemerintah, tetapi juga membuka ruang pemasaran yang lebih luas bagi produk lokal.

“Pelaku UMKM mendapat peluang lebih luas memasarkan produknya. Ini juga memperkuat sinergi pemerintah, swasta dan masyarakat,” ungkap Faruq.

Menariknya, partisipasi pameran tidak hanya berasal dari Kabupaten Sumenep. Sejumlah daerah lain seperti Bangkalan, Jember, Sampang, Pamekasan dan Malang turut ambil bagian.

Keterlibatan lintas daerah tersebut dinilai memperluas jejaring promosi sekaligus membuka peluang kolaborasi. Potensi Sumenep tidak hanya dikenalkan kepada masyarakat lokal, tetapi juga kepada pengunjung dari luar daerah.

Madura Night Vaganza juga tidak berhenti pada aktivitas pameran. Pertunjukan seni dan fashion batik menjadi bagian dari rangkaian acara, dengan melibatkan sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur.

BACA JUGA  Komitmen Layani Masyarakat, RSUDMA Sumenep Optimalkan Instalasi Peduli Pelanggan 24 Jam

“Ada kolaborasi kesenian dan fashion batik dari sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur yang hadir malam ini,” imbuh Faruq.

Kolaborasi tersebut melibatkan Tuban, Kota Probolinggo, Bondowoso, Kota Blitar, Kabupaten Malang, Pasuruan, Nganjuk, Banyuwangi, Situbondo, Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Ngawi.

Dengan berlangsung hingga 5 September, Madura Night Vaganza 2026 diharapkan tidak sekadar menjadi tontonan masyarakat. Event ini ditargetkan mampu menciptakan pertemuan antara promosi daerah, pelaku usaha, wisatawan dan pasar.

Perpaduan pameran pembangunan, UMKM, seni, budaya serta fashion menjadi peluang bagi Sumenep untuk menunjukkan potensi daerah secara lebih luas.

Jika dikemas secara konsisten dan mampu menghadirkan transaksi serta kunjungan wisata, Madura Night Vaganza berpotensi menjadi salah satu panggung promosi ekonomi kreatif dan pariwisata Sumenep yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Penulis : Wahyu

Editor : Wandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel limadetik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kirab Kebangsaan UNIBA Madura Meriahkan Penutupan Ospek, Padukan Nasionalisme dan Budaya Lokal
H. Hosnan Tegas Dukung Perubahan Nomenklatur Kabupaten Sumenep Kepulauan
Pemkab Sumenep Perkuat Lobi ke Kemenhub, Konektivitas Laut Kepulauan Jadi Prioritas
Pengiriman Perdana Prancak 95 Buka Harapan Baru Petani Tembakau Sumenep
Ngonjuk Lajangan di Billapora Rebba, Ketua DPD PSI Sumenep Dorong Pelestarian Budaya
Ormas Bluto Didorong Jadi Benteng Persatuan, Bakesbangpol Tekankan Kekuatan Nilai Lokal
Tak Disangka, Kepala Cabdindik Sumenep Ternyata Punya Bakat Terpendam di Balik Mikrofon
RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buka Layanan Poli Urologi, Peserta BPJS Bisa Berobat

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Madura Night Vaganza 2026 Resmi Dibuka, 200 Stan Siap Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata Sumenep

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:01 WIB

Kirab Kebangsaan UNIBA Madura Meriahkan Penutupan Ospek, Padukan Nasionalisme dan Budaya Lokal

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:47 WIB

H. Hosnan Tegas Dukung Perubahan Nomenklatur Kabupaten Sumenep Kepulauan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Pemkab Sumenep Perkuat Lobi ke Kemenhub, Konektivitas Laut Kepulauan Jadi Prioritas

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Pengiriman Perdana Prancak 95 Buka Harapan Baru Petani Tembakau Sumenep

Berita Terbaru

Bupati Bondowoso saat melepas peserta pawai budaya

Pamekasan

Ribuan Pelajar Tampilkan Budaya di Hari Jadi ke-207 Bondowoso

Rabu, 26 Agu 2026 - 10:47 WIB