Bupati Fauzi Tegaskan Pawai Muharram Jadi Agenda Tahunan Pemkab Sumenep
LIMADETIK.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan Pawai Muharram akan menjadi agenda rutin tahunan sebagai bagian dari peringatan Tahun Baru Islam. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, saat melepas ratusan peserta Pawai Muharram 1448 Hijriah di depan Labang Mesem, Senin.
Dalam sambutannya, Bupati Fauzi mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut, mulai dari panitia, tenaga pendidik, orang tua, hingga para pelajar yang turut ambil bagian.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menyukseskan Pawai Muharram dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
Menurut Bupati, Pawai Muharram bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan tradisi yang memiliki nilai sejarah dan menjadi media syiar Islam sekaligus pelestarian budaya yang telah tumbuh di tengah masyarakat selama puluhan tahun.
Ia menyebut tradisi tersebut telah dikenal sejak sekitar tahun 1940 dan patut terus dijaga agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Pelaksanaan Pawai Muharram ini merupakan salah satu upaya untuk terus melestarikan budaya yang telah berlangsung bertahun-tahun di Kabupaten Sumenep,” katanya.
Kepada para peserta, khususnya kalangan pelajar, Bupati berpesan agar mengikuti pawai dengan tertib, penuh semangat, serta menunjukkan akhlak yang baik sebagai generasi penerus bangsa.
“Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi yang berakhlakul karimah dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa depan,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Achmad Fauzi juga menegaskan komitmennya untuk terus menggelar Pawai Muharram setiap tahun selama dirinya memimpin Kabupaten Sumenep.
“Insya Allah, Pawai Muharram ini akan kita laksanakan setiap tahun selama saya menjadi Bupati,” tegasnya.
Usai memberikan sambutan, Bupati secara resmi melepas peserta dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, menandai dimulainya Pawai Muharram 1448 Hijriah.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Sumenep, Kamiluddin, melaporkan bahwa Pawai Muharram tahun ini diikuti sekitar 750 pelajar dari 30 lembaga pendidikan, mulai jenjang SD, MI, SMP, MTs, SMA hingga lembaga pendidikan keagamaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan disposisi Bupati Sumenep tertanggal 20 Juni 2026 tentang pelaksanaan rangkaian kegiatan Bulan Muharram 1448 Hijriah.
Ia menjelaskan, peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melakukan hijrah menuju perubahan yang lebih baik melalui penguatan keimanan, muhasabah, pembentukan karakter religius, serta mempererat ukhuwah Islamiyah antara pemerintah dan masyarakat.
“Pawai Muharram tahun ini diikuti sekitar 750 siswa dari 30 lembaga pendidikan. Para peserta tampil dengan berbagai atribut Islami yang menghadirkan suasana religius sekaligus semangat menyambut Tahun Baru Hijriah,” kata Kamiluddin.
Sebelum pelaksanaan pawai, Pemkab Sumenep juga mengawali rangkaian kegiatan Muharram dengan doa akhir Tahun 1447 Hijriah dan doa awal Tahun 1448 Hijriah bersama para ulama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pendopo Agung Keraton Sumenep pada 15 Juni 2026.
Untuk rute pawai dimulai dari depan Labang Mesem, melintasi Jalan Kapten Tesna, Jalan Dr. Wahidin, Jalan Trunojoyo, Jalan Kesatrian, kawasan Taman Adipura, kemudian kembali melalui Jalan Kapten Tesna, Jalan Dr. Soetomo, dan berakhir di depan Labang Mesem.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep akan terus mendorong semangat hijrah tidak berhenti pada seremoni peringatan Tahun Baru Islam, tetapi benar-benar menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan kualitas keimanan, akhlak, serta kontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Penulis : Wahyu
Editor : Wandi








