Pemanfaatan Galon Bekas sebagai Media Edukasi Lingkungan dalam mendukung SDGs 12 dan SDGs 13 pada Peserta Didik Kelas 5 SDN Koroulon 1
LIMADETIK.COM, YOGYAKARTA – Mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui Mata Kuliah Pendidikan dan Pembangunan Berkelanjutan mengadakan program aksi nyata guna mendukung SDGs 12 dan 13 melalui kegiatan pemanfaatan galon bekas menjadi pot serta penanaman pohon. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 19 Mei 2026 di SDN Koroulon 1.
Digelarnya kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa PPKn terhadap pengolahan limbah plastik dan pelestarian lingkungan. Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dari peserta didik mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui tindakan sederhana yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tujuh mahasiswa PPKn UNY, masing-masing, Salsabila Aulia Nur Rahma, Rani Mei Wulandari, Arroyani Faistri, Siti Zahra Nur Azizah, Nevanda Hasna Fauziah, Ammar Hanif Saputra, Atta Ramadhani, serta didampingi oleh dosen pengampu yakni Eko Dwi Darmawan, M.Pd.
Kegiatan ini mengangkat Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta SDGs 13 yaitu penanganan perubahan iklim.
Mengambil tema “Pemanfaatan Galon Bekas sebagai Media Edukasi Lingkungan” mahasiswa PPKn mengajak siswa siswi kelas 5 untuk memanfaatkan galon bekas menjadi media tanam yang berguna.
Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi lingkungan agar siswa memahami pentingnya mengurangi sampah plastik sekaligus menjaga kelestarian alam sejak usia dini.
“Kami (Mahasiswa PPKn) dalam kegiatan ini juga bekerjasama dengan wali kelas 5, Ibu Nindi Anggita Ningrum, S.Pd bersama siswa-siswa kelas 5 SDN Koroulon 1 yang turut berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan” kata salah satu Mahasiswa PPKn, Salsabila Aulia Nur Rahma mewakili teman-temannya kepada media, Selasa (26/5/2026).

Pada kegiatan ini mahasiswa PPKn memberikan materi mengenai bahaya limbah plastik, permasalahan sampah plastik, serta bagaimana penanganan yang tepat yang dapat dilakukan untuk menjaga bumi.
Salah satu penanganan yang dilakukan dalam kegiatan ini yakni mendaur ulang galon bekas menjadi sebuah pot, yang nanti akan menjadi media tanam untuk menanam pohon. Setelah penyampaian materi, para siswa kelas 5 membentuk menjadi 4 kelompok dan langsung menuju pembuatan pot dari galon bekas.
“Galon tersebut dihias dan dilukis oleh masing masing siswa tiap kelompoknya menjadi pot tanaman yang menarik dan kreatif. Selajutnya, pot hasil karya tiap kelompok digunakan untuk kegiatan menanam pohon” ungkap Salsabila.
Kegiatan ini berlangsung dengan antusias dan melibatkan kerja sama aktif antara mahasiswa, guru, serta peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, penerapan SDGs 12 dan 13 diwujudkan secara nyata melalui pengurangan limbah plastik serta aksi penghijauan di lingkungan sekolah.
Wali Kelas 5 SDN Koroulon 1, Nindi Anggita Nigrum, mengapresiasi kegitan tersebut. “Alhamdulillah dengan kegiatan kemarin dampaknya ke siswa baik. Lebih menghargai tanaman, karena potnya sudah dihias kemarin jadi tanamannya selalu disiram dan dirawat dengan baik. Kami juga berencana di hari jumat membuat pot dari galon bekas juga. Karena di kelas kami juga memakai galon sekali pakai jadi mau dimanfaatkan” ujarnya menjelaskan.
Kedepan, melalui kegiatan ini mahasiswa PPKn Universitas Negeri Yogyakarta akan terus menunjukan komitmennya dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan melalui pengabdian kepada masyarakat dan pendidikan lingkungan.
“Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai sekolah ataupun lingkungan masyarakat agar kesadaran menjaga lingkungan semakin meningkat dan tercipta generasi muda yang peduli terhadap keberlanjutan bumi di masa mendatang” pungkas wali kelas 5 itu.












