https://limadetik.com/

Catatan Alumni Untuk Guru Halim Ridwan

Penulis: Rahmatul UmmahEditor: Wahyu
  • Bagikan
Catatan Alumni Untuk Guru Halim Ridwan
FOTO: Halim Ridwan (Almarhum)

Selamat Jalan Guru ….

Antara tahun 1985-1986
Seorang guru baru datang ke pulau kami yang terpencil. Muda dan gagah.

https://limadetik.com/

Halim Ridwan. Begitulah, kali pertama beliau memperkenalkan nama kepada kami anak-anak SDN Sapeken VIII yang ada di Pulau Saur.

Meski muda, dibanding guru pendahulunya, beliau memiliki kepedulian yang luar biasa kepada kami murid-muridnya, untuk tertib dan selalu rapi. Katanya, rapi tak selalu harus memakai baju bagus dan baru.

Beliau, selalu memastikan saat berangkat dari rumah, kami semua telah sarapan pagi, jika belum ia tak pernah keberatan berbagi sarapan di rumah dinasnya yang berdinding papan.

Ia mengajar hampir semua mata pelajaran: Matematika, PMP, Penjaskes, Bahasa Indonesia hingga pelajaran menggambar. Ia bahkan seringkali memimpin senam kebugaran jasmani (SKJ), latihan baris-berbaris hingga melatih kami bermain sepakbola.

Ia juga yang pertama kali membimbing kami menulis dan membaca puisi.

Beliaulah yang banyak meminjamkan buku-buku cerita kepadaku, saat tahu buku-buku yang tersedia di lemari kelas kami tak cukup memadai.

Saat acara kelulusan, beliaulah yang pertama kali memperkenalkan dan menyediakan podium atau mimbar untukku. Aku mendapatkan kepercayaan, menyampaikan kata pisah mewakili murid kelas 6, pada malam perpisahan atau kelulusan kami, yang dihadiri para orang tua murid, para tokoh dan masyarakat kepulauan.

Bagiku, beliau (Halim Ridwan) bukan hanya seorang guru, tetapi juga orang tua dan sahabat. Pembuka jalan sekaligus penguat, sehingga langkah kaki hingga kini lebih kokoh menapak.

Beliau banyak mengajarkan kata dan kalimat, yang tak kunjung usai dieja.

Kini beliau telah meninggalkan kami.

Tak ada hadiah, yang berhasil kami persembahkan atas jasa-jasanya, selain sebaris doa yang kami lafadzkan dalam diam, semoga ilmu yang beliau ajarkan menjadi jariyah yang tak putus-putus.

Selamat jalan, Guru.
____________________

Rahmatul Ummah
Alumni 1991
SDN Sapekan VIII

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan