Dituduh Menculik dan Perkosa, Komandan ISIS di Afganistan Menyerahkan Diri

Ilustrasi

AFGANISTAN, Limadetik.com – Mufti Naimatullah, seorang komandan ISIS di Afghanistan utara, termasuk di antara 245 militan yang menyerah kepada pasukan pemerintah Afghanistan pekan lalu di provinsi utara negara itu, Jowzjan.

Penyerahan dirinya terjadi beberapa hari setelah sejumlah perempuan di distrik Darzab di provinsi itu menuduh Naimatullah dan militannya menculik dan memperkosa mereka.

Zarifa, seorang warga distrik Darzab, mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa seorang komandan ISIS, diduga Naimatullah, datang ke rumahnya meminta uang. Tetapi ketika ia mengatakan tidak punya uang, komandan itu memintanya untuk pergi bersamanya dan meninggalkan anak-anak dan suaminya.

Lufullah Azizi, gubernur provinsi Jawzjan, mengukuhkan kepada VOA bahwa perempuan-perempuan itu diperkosa di daerah-daerah yang berada di bawah kendali ISIS.

“Insiden terjadi di distrik Darzab, di daerah yang dikuasai militan ISIS yang menyerah hari Selasa. Kami akan melancarkan penyelidikan setelah keluhan resmi diajukan.” Kata Azizi.

Samira, penduduk distrik Darzab, mengklaim militan ISIS membawa adik perempuannya yang berusia 14 tahun untuk dikawinkan dengan komandan mereka.

“Ia tidak mengawininya, dan tidak ada orang lain yang mengawininya, ia memperkosanya, militan memperkosanya. Bahkan kepala desa ISIS memperkosa adik saya,” kata Samira kepada Reuters.

Tak satu pun dari para perempuan itu menggunakan nama lengkap mereka untuk alasan keamanan dan stigma sosial yang terkait dengan korban perkosaan di Afghanistan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here