Gepeng saat berada di salah satu lampu merah di Situbondo

SITUBONDO, Limadetik.com – Menjelang Tahun Baru Kota Santri Situbondo Jatim, seakan ini menjadi tradisi tahunan selalu bertamhah para gelandangan dan pengemis (Gepeng).

Menjelang tahun baru untuk mencari nafkah dengan mengharapkan belas kasihan dari masyarakat dengan cara meminta-minta. Kondisi tersebut, dirasa sangat meresahkan.

Pemerintah telah melakukan langkah antisipasi karena keberadaan gepeng menjadi masalah sosial. Dengan berdiri di pertigaan lampu merah dan meminta belas kasihan pengguna jalan, hal ini sangat mengganggu estetika di kota santri tersebut.

“Kami memang memprediksikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 gepeng kembali  marak,” kata H. Lutfi Joko Prihatin, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo, Rabu, (27/12/2017).

Dikatakan oleh Lutfi, langkah antisipasi itu akan dilakukan dengan cara mengincar koordinator dari para gepeng tersebut. Dengan bekerja sama dengan Satpol PP sebagai penegak Peraturan Daerah.

Lutfi menuturkan, kebanyakan para gepeng itu berasal dari luar daerah. Mereka memanfaatkan tempat ibadah seperti gereja dan di sejumlah perempatan lampu merah sebagai tempat mangkalnya.  Kedatangan gepeng dinilai menyebabkan penyakit sosial terutama di hari besar keagamaan dan tahun baru seperti ini.

“Makanya menangkap koordinator gepeng ini menjadi salah satu target kami bersama Satpol PP. Sebab, ditengarai adanya oknum yang menjadi koordinator bagi kedatangan gepeng, anak jalanan, dan pengamen,” paparnya.

Dengan menangkap mereka, hal ini bisa memotong mobilisasi gepeng yang berasal dari luar daerah dan masuk ke Situbondo.

“Karena kedatangan gepeng memang bersifat musiman, jadi saat Natal dan Tahun Baru seperti ini akan ramai,” imbuh Lutfi.

Oleh karena itu, lanjut Lutfi, untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya bersama Satpol PP akan lebih meningkatkan razia di lapangan.

Sejumlah gepeng dapat dijumpai baik di setiap lampu merah, terminal, gereja dan di depan pertokoan. (Edo/Aka/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here