https://limadetik.com/

Kadinkes Sumenep: Vaksinasi Berikutnya 14 Hari Pasca Vaksinasi Pertama

  • Bagikan
Kadinkes Sumenep: Vaksinasi Berikutnya 14 Hari Pasca Vaksinasi Pertama
FOTO: Kadinkes Sumenep, Agus Mulyono

SUMENEP, LimaDetik.Com – Pelaksanaan vaksinasi untuk tahap pertama di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sudah tersalurkan dan terlaksana secara keseluruhan.

Hal tersebut dikatakan langsung Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Sumenep, Agus Mulyono. Untuk pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di sumenep secara keseluruhan sudah tersalurkan dan terlaksana.

https://limadetik.com/

“Sudah semua, untuk vaksin sinovac tahap pertama kita terima sebanyak 2. 480 dosis dengan sasaran 2.480 vaksinasi Forkopimda, Tokoh Agama dan Ormas juga tenaga kesehatan (Nakaes).¬† Disusul satu hari kemudian 4.000 vaksin dengan sasaran 4.000 vaksinasi yang ada di Kabupaten Sumenep” katanya, Rabu (3/2/2021) usai mengikuti apel bersama operasi penegakan disiplin prokes.

Kendati demikian, Kadinkes Agus Mulyono tidak menampik untuk wilayah kepulauan memang ada yang baru terkirim karena faktor cuaca menjadi kendala pengiriman.

“Kecuali Kecamatan Masalembu dan Sapeken, kalau Masalembu ini ada orangnya sendiri yang menjemput melalui Surabaya dan kemarin kita minta untuk diantarkan dari Surabaya ke Masalembu” ungkapnya.

Begitu juga vaksin sinovac  untuk Kecamatan Sapeken, baru kemarin hari Selasa 2 Februari 2021 pihak Puskesmasnya yang menjemput untuk segera diatarkan ke tempat tujuan.

“Untuk pulau sapeken vaksinnya baru kemarin dijemput di tempat penyimpanan Dinas Kesehatan, infonya mereka naik pesawat terbang” jelas Agus.

Sementara kata Agus, untuk pelaksanaan vaksinasi tahap selanjutnya harus menunggu selama 14 hari pasca vaksinasi tahap pertama, termasuk menunggu peraturan selanjutnya dari pemerintah.

“Ya harus 14 hari setelah pelaksanaan vaksinasi tahap pertama, baru bisa kembali disuntik vaksin tahap berikutnya” ujarnya.

Disinggung kapan vaksinasi untuk masyarakat umum, Kadinkes Sumenep Agus Mulyono mengatakan hingga kini pihaknya juga menunggu peraturan dari pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Namun dirinya menegskan pelaksanaan vaksinasi akan terus berlanjut.

“Ini nanti kan sudah terhitung Januari-Maret vaksinasi tahap pertama untuk sumenep, dan itu akan terus berlanjut pada bulan berikutnya. Tapi untuk masyarakat umum kami tetap menunggu peraturan pemerintah pusat dan Jawa Timur seperti apa berikutnya” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di Kabupaten Sumenep sudah berjalan dan dilaksanakan sejak tanggal 29 Januari 2021 setelah vaksin diserah terimakan kepada Bupati Sumenep di Pendopo Agung.

Jumlah vaksinasi keseluruhan di Sumenep mencapai 6.480 dengan sasaran vaksinasi 6.480. Penyuntikan vaksin pertama kepada Forkopimda, Ormas Keagamaan, Tokoh Agama dan FKUB. Dan selanjut tenaga kesehatan (Nakes).

(yd/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan