Kreatifitas Warga Binaan Baturaja Ubah Bahan Limbah Jadi Barang Berharga

BATURAJA, Limadetik.com — Aneka kerajinan home industri warga Binaan Rutan Baturaja dari bahan limbah koran bekas dirubah menjadi karya yang bernilai seni tinggi dan sudah di pasarkan di Baturaja.

Kreatifitas warga Binaan Rutan Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Provinsi Sumatera Selatan ini menjadi suatu karya anak bangsa yang bernilai seni berhasil menarik perhatian bagi yang melihatnya.

Miniatur sepeda motor sebagian dari hasil karya warga binaan baturaja

“Kreatifitas warga binaan ini terbukti saat pameran Teknologi Tepat Guna (TGT) beberapa waktu lalu, serta kita pamerkan pada saat acara care free day hari minggu hasil kerajinan yang sarat nilai seni milik warga binaan ini mencuri perhatian masyarakat pada saat di pamerkan di acara care free day” kata Karutan Herdianto, Rabu (3/10/2018).

Herdianto menjelaskan, hasil dari kerajinan warga binaan Baturaja banyak diminati masyarakat. Hasil kerajinan warga binaan rutan baturaja sendiri terdiri dari, asbak rokok, miniatur tanduk rusa, patung burung garuda, dan celengan dari tanah liat dan juga berbagai patung hewan, sedangkan untuk kerajinan tangan yaitu tas tali kur.

“Semua hasil kerajinan tangan ini dibuat dengan menggunakan material bahan bekas seperti kertas koran dan bahan yang bisa didaur ulang kecuali pembuatan tas bahan baku nya kita beli srperti tali kur dan untuk mesin jahit nya kita dapat bantuan dari Kepala BPJS OKU” ungkap Herdianto.

Disamping itu menurut Karutan Baturaja, ada juga produk Rutan Baturaja sendiri karya anak bangsa yaitu petugas rutan baturaja bersama warga binaan Rutan Baturaja berupa baju kaos dengan tema tentang pemasyarakatan dan pesan moral untuk kaos sendiri yang sangat di minati yaitu dengan tulisan JANGAN LINCAH IGO GEK TEBUANG.

“Tulisan yang terdapat pada kaos karya petugas bersama warga binaan itu sudah viral di baturaja sendiri, dimana hal tersebut adalah pesan moral yang kalau diartikan sangat luas” jelas Herdianto dengan tersenyum.

“Sementara itu, dari hasil kreatifitas ini untuk ibu-ibu nya sendiri yang diminati tas berbahan tali kur yang saat ini sedang tren” tambahnya.

Dijelaskan pihaknya juga berupaya memperkenalkan hasil karya warga binaan, salah satunya dengan mengikutkan pameran dan di acara care feree day juga media sosial Seperti yang baru dilakukan beberapa bulan yang lalu, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ulu ke-102, Rutan Baturaja berpartisipasi ajang pamaren TTG (Teknologi Tepat Guna).

Stand Warga Binaan Rutan Baturaja memamerkan hasil karyanya dan mampu menarik perhatian pengunjung dengan pengunjung terbanyak dan viral di media sosial di baturaja dengan memamerkan hasil-hasil karya bernilai seni yang dinilai luar biasa.

“Hasil dari karya wargabinaan tidak kalah dengan produk yang ada di luar dan setelah mereka bebas dapat melanjutkan kreatif mereka sehingga berguna untuk masyrakat dan tidak mengulangi perbuatan nya lagi” imbuhnya.

Selama ini kata Herdianto, semua warga binaan yang di rutan baturaja mendapat kesempatan yang sama, dengan tersenyum karutan baturaja mengatakan sambil menunjuk kaos hasil karya rutan baturaja jangan lincah igo gek tebuang. (fikry/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here