https://limadetik.com/

Masyarakat Sumenep Harus Tahu, Daftar Tunggu Haji Jadi 30 Tahun

  • Bagikan
Vaksinasi di Lingkungan Kamenag Sumenep Hampir 100 Persen
FOTO: Kasubag TU Kamenag Sumenep, H.Moh.Rifa'i Hasyim

Sumenep, Limadetik.com – Antrean haji atau daftar tunggu pemberangkatan jemaah haji ke Makkah kali ini menjadi 30 tahun. Hal itu dikarenakan tertundanya keberangkatan di tahun 2020 ini akibat covid-19 yang melanda sejumlah negara termasuk Arab Saudi.

Berdasarkan keterangan Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, Rifa’i Hasyim mengatakan, hingga bulan Juli 2020, antrean haji di Kabupaten Sumenep mundur hingga 30 tahun.

https://limadetik.com/

“Karena adanya penundaan haji tahun ini makanya estimasi daftar tunggu itu sekitar 30 tahun. Bisa saja berubah jika misalnya ada penambahan kuota tiap tahunnya,” kata Rifa’i Hasyim, Senin (13/7/2020).

Kendati lanjut Hasyim, antrean haji ini begitu lama, tapi antusiasme masyarakat untuk menunaikan Rukun Islam Kelima relatif tinggi. Itu terbukti dari banyaknya jumlah pendaftar setiap harinya.

“Sejak pandemi, sekitar bulan Maret sampai tanggal 5 Juni Kemenag membatasi pendaftar, tiap hari hanya lima pendaftar. Tapi yang mendaftar tetap banyak, sempat antrenya sampai bulan Agustus,” terangnya.

Mantan Kasi Pendma ini menjelaskan, selama ada pembatasan pendaftar oleh Kemenag, pihaknya selalu menerima lebih dari 5 orang pendaftar, bahkan kadang sampai lebih dari 10 orang pendaftar.

“Ketika ada pembatasan pihak kami menyiasatinya denga cara lebihnya dari 5 orang itu kita panggil esoknya, begitu seterusnya. Tapi sejak dibukanya new normal tanggal 5 Juni kemarin, para pendaftar yang antre itu mulai kita panggil. Intinya, pendafar haji ini tetap banyak,” tukasnya. (yd/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan