Nasional

Mulai Hari ini, Setiap Kendaraan Masuk Bangkalan Bakal di Screaning

×

Mulai Hari ini, Setiap Kendaraan Masuk Bangkalan Bakal di Screaning

Sebarkan artikel ini
IMG 20200411 WA0069

BANGKALAN, limadetik.com – Lalu lintas kendaraan masuk Madura terus diperketat, hal itu menyusul ditetapkannya Kabupaten Bangkalan sebagai zona merah covid-19.

Setiap kendaraan yang akan memasuki Bangkalan, Jawa Timur akan discreening terlebih dahulu di Akses Jembatan Suramadu, Desa Morkepek, Kecamatan Labang.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengatakan, petugas gabungan (Dishub, BPBD, Polres, TNI dan Dinkes) akan memeriksa kendaraan roda dua maupun roda empat yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Bangkalan.

“Semua kendaraan disemprot disinfektan. Sedangkan para penumpang dilakukan pemeriksaan suhu badan,” ungkapnya, Sabtu (11/4/2020).

Menurutnya, screning terhadap semua kendaraan merupakan upaya pencegahan pasca menetapkan status Tanggap Darurat Covid-19 di Kabupaten Bangkalan.

“Suhu badan pemudik melebihi 37 derajat celsius akan langsung diarahkan menuju puskesmas terdekat,” terangnya.

Bupati yang sekaligus menjadi Ketua Gugus Tugas Covid-19 juga memberikan arahan dan memberikan penghargaan atas etos kerja dan semangat mengabdi untuk Bangsa dan Negara yang ditunjukkan oleh masing masing Satuan Tugas.

“Tolong perhatikan keamanan diri. Pakai APD yang cukup dan tolong didata sebaik mungkin jumlah pengendara dan penumpang yang masuk ke kabupaten Bangkalan,” pesannya.

Bupati juga meminta kepada semua personil yang bertugas agar tetap sabar dan tabah dalam menjalankan tugas sebagai garda terdepan dalam mencegah penyebaran wabah Corona di Kabupaten Bangkalan.

“Mari kita kedepankan kepentingan masyarakat, Bangsa dan Negara. Kita harus serius menyikapi dan menangani wabah ini secara bersama-sama,” ajaknya.

Pantauan di lapangan sejumlah kendaraan baik roda empat atau roda dua diarahkan menuju tempat yang sudah disediakan. Mereka di screening satu persatu untuk dipastikan kesehatannya normal.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menambahkan, pos pantau Covid-19 juga difungsikan sebagai pos mudik 2020. Setiap hari, personel gabungan yang bertugas sebanyak 40 orang.

“Kami rotasi setiap 12 jam. Mereka bertugas secara bergantian,” tuturnya

Reporter: Wahyudi

Editor     : Yudi