https://limadetik.com/

Pelaksanaan Shalat Jumat Dua Gelombang menurut SE DMI Pusat, Untuk di Sampang Kata DMI Kabupaten Tidak Perlu

  • Bagikan
IMG 20200619 WA0050

SAMPANG, Limadetik.com – Terkait dikeluarkannya surat edaran oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) pusat mengenai pelaksanaan shalat jumat dalam dua gelombang dengan aturan ganjil genap berdasarkan nomor ponsel (HP), dimana hal itu tertuang di dalam Surat edaran DMI nomor 105-Khusus /PP-DMI/A/Vl/2020, tertanggal 16 Juni 2020.

Menurut KH. A Nashir Sayuti selaku Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Sampang, Jawa Timur pelaksanaan sholat jumat dalam dua gelombang untuk di Kabupaten Sampang tidak perlu.

https://limadetik.com/

KH. Nashir mengatakan pelaksanaan sholat jumat dua gelombang di perlukan bila jemaahnya banyak dan masjid tidak cukup tempat untuk menampung.

“Itu tidak perlu kalau di Sampang, dan himbauan dua gelombang itu, kalau Jamaahnya banyak dan masjidnya (tempatnya) tidak cukup untuk menampung jamaah satu kali, itu bisa kalau dilakukan dua kali (dua glombang) ” jelas KH. Nashir, Jumat (19/06/2020).

KH. Nashir juga menerangkan bila pimpinan daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sampang telah membuat surat himbauan maklumat yang di tujukan kepada Ketua Takmir/Masjid dan Pimpinan Cabang DMI kecamatan se Kabupaten Sampang di era new normal.

Himbauan tersebut memperhatikan pertimbangan surat edaran Menteri Agama Nomor SE.15 tahun 2020 dan Fatwa MUI Nomor 14 tahun 2020 yang semuanya menyangkut pelaksanaan peribadatan di masa pandemi Covid 19

“Himbauannya diantaranya pertama senantiasa memakmurkan masjid, kedua semua jemaah diharap cuci tangan sebelum memasuki masjid dan ketiga menggunakan masker sejak dari rumah ” terangnya.

Saat disinggung bila ada jemaah yang kurang memperhatikan himbauan tersebut, menurutnya tidak apa-apa.

“Iya tidak apa-apa, karena itu himbauan dan dasarnya dari surat edaran kemenag dan MUI serta DMI, tidak asal menghimbau.” tukas KH. Nashir Sayuti.

(zaman/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan