Scroll Untuk Membaca Artikel
Pemerintah

Pemkab Sumenep Hibahkan Dana 10 Miliar untuk Biaya Pengamanan Pilkada 2024

×

Pemkab Sumenep Hibahkan Dana 10 Miliar untuk Biaya Pengamanan Pilkada 2024

Sebarkan artikel ini
Pemkab Sumenep Hibahkan Dan 10 Miliar untuk Biaya Pengamanan Pilkada 2024
Kepala Bakesbangpol Sumenep, Drs. Achmad Dzulkarnain (Foto dok.limadetik.com)

Pemkab Sumenep Hibahkan Dana 10 Miliar untuk Biaya Pengamanan Pilkada 2024

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur menggelontorkan dana hibah sebesar 10 miliar untuk pengamanan kegiatan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada bulan November tahun 2024 mendatang.

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Besaran dana 10 miliar tersebut akan dipergunakan untuk pengamanan Pilkada 2024 mulai dari awal tahapan hingga selesai. Dari 10 miliar dana yang dihibahkan untuk pengamanan pilkada itu terbagi menjadi dua institusi pengamanan, yakni TNI dan Polri.

“Dana hibah untuk pengamanan Pilkada 2024 di Sumenep yang 10 miliar ini terbagi dua, 8 miliar untuk Polisi (Polres) dan 2 miliar untuk TNI (Kodim). Besaran nya sesuai yang kita tandatangani bersaka di NPHD pada waktu lalu” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sumenep, Drs. Achmad Dzulkarnain, Rabu (8/5/2024) kepada media ini.

Menurut Kabakesbangpol Sumenep itu, dana hibah 8 miliar untuk Polres dan 2 miliar untuk Kodim dinilai wajar, mengingat letak geografis wilayah Kabupaten Sumenep sangat luas karena banyaknya kepulauan yang ada, dan menjadi bagian pengamanan yang akan dilakukan oleh TNI maupun Polri.

“Saya rasa masih wajar anggaran hibah pengamanan Pilkada di Sumenep sebesar itu (8 miliar Polres, 2 miliar TNI, red). Karena memang tanggungjawab pengamanan berat sekali. Prosesnya juga sangat panjang ya, selama tahapan proses pilkada dimulai sampai tuntas selesai semuanya” ungkapnya.

Selain anggaran hibah untuk pengamanan oleh Polisi dan TNI kata Bang Zoel sapaan akrab Kepala Bakesbangpol Sumenep itu, Pemkab Sumenep juga memberikan dana hibah untuk pelaksana Pilkada 2024, yang berkisar Rp 90 miliar lebih.

“Jadi untuk menunjang pelaksanaan pilkada dengan baik, kita juga serahkan anggaran hibah kepada Komisi Pemiliahan Umum (KPU) sebesar sekitar Rp 70 miliar dan untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berkisar Rp 24 miliar. Dan baru 40 persen untuk total anggaran bagi penyelenggara pilkada 2024 yang bisa dicairkan, sisa 60 persen nya setelah SPJ selesai” terang Zoel.

Dirinya berharap, pada pilkada tahun 2024 ini akan tetap pilkada yang damai, aman serta benar-benar menjadi pesta demokrasi bagi rakyat di Kabupaten Sumenep. “Intinya seluruh tahapan pilkada dari awal sampai akhir nanti tetap berjalan dengan nyaman dan aman” pungkasnya.

× How can I help you?