Sejumlah Roket Ditembakkan ke Bandara di Basrah

BASRAH, Limadetik.com – Konflik di negara timur tengah semakin hari kian meningkat suhunya, akibatnya sejumlah roket ditembakkan ke bandara Basra pada Sabtu, (8/9/2018) pagi. Hal itu terjadi setelah gelombang protes keras di kota itu terus bergulir. Terkait hal itu p ara pejabat mengatakan serangan mendadak itu tidak mengganggu penerbangan di dalam atau di luar kota dan sama sekali tak berpengaruh.

Dalam keterangannya, seorang pejabat lokal di Bandara Internasional Basra mengatakan tiga roket ditembakkan ke fasilitas itu, AP melaporkan pada hari Sabtu. Dia mengatakan kepada AP bahwa tidak ada korban yang dilaporkan dan menambahkan bahwa serangan itu tidak mengganggu lalu lintas udara.

Sekadar diketahui, Bandara Basra adalah yang terbesar kedua di Irak, terletak dekat dengan konsulat AS. Rumah bagi sekitar 2,5 juta orang, Basra terletak di wilayah yang kaya minyak, yang menyaksikan demonstrasi kekerasan selama beberapa hari terakhir.

Dalam aksi yang tengah berlangsung sejak berapa pekan terakhir sudah ribuan pengunjuk rasa membanjiri jalan-jalan di Basra pada hari Jumat, menargetkan bangunan-bangunan pemerintah dan membakarnya. Orang-orang di kota itu menunjukkan kemarahannya terhadap korupsi, meningkatnya pengangguran, dan kurangnya pelayanan publik, seperti air minum dan listrik hingga akhirnya pecah demonstran terhadap negara itu.

Selanjutnya, pada siang hari, konsulat Iran di pusat kota Basra juga dibakar oleh para perusuh. Bahram Qassemi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengutuk serangan tersebut, dan mengatakan itu menyebabkan “Kerusakan material yang cukup besar.”

Dalam aksi protes keras di Basra sudah meletus awal pekan ini dan telah mengakibatkan 11 orang tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan lokal dan semua tidak bisa dihindari.

Terkait hal itu, Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi, telah memerintahkan penyelidikan atas kekerasan itu, sementara parlemen mengumumkan akan mengadakan sidang darurat pada hari Sabtu.

Sementara itu di Baghdad, tiga cangkang mortir mendarat di dalam Zona Hijau yang dijaga ketat di ibukota tepat setelah tengah malam pada hari Jumat, kata militer Irak. Proyektil itu menabrak “Tanah kosong, yang mengakibatkan tidak ada korban atau kerusakan fisik,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan 1atu sumber keamanan di dalam Zona Hijau mengatakan kepada Reuters bahwa peluru itu mendarat di dekat kedutaan Mesir. Pasukan keamanan Irak melancarkan operasi pencarian untuk mencoba menentukan dari mana mortir itu ditembakkan. Seperti halnya serangan bandara Basra, tidak ada klaim tanggung jawab atas penembakan itu, dan hingga kini situasi di basrah aman-aman saja namun tetap dalam pantauan ketat aparat keamanan. (ARN/LD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here