Scroll Untuk Membaca Artikel
Pendidikan

STKIP PGRI Sumenep Dinilai Tidak Serius dalam Menentukan Predikat Kelulusan Mahasiswa

×

STKIP PGRI Sumenep Dinilai Tidak Serius dalam Menentukan Predikat Kelulusan Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
STKIP PGRI Sumenep Dinilai Tidak Serius dalam Menentukan Predikat Kelulusan Mahasiswa
FOTO: Yudisium STKIP PGRI Sumenep

STKIP PGRI Sumenep Dinilai Tidak Serius dalam Menentukan Predikat Kelulusan Mahasiswa

LIMADETIK.COM, SUMENEP – Yudisium STKIP PGRI Sumenep dinilai tidak serius oleh para mahasiswa dalam menentukan predikat kelulusan mahasiswanya pada Yudisium tahun 2022-2023 yang di Gelar di Aula Lantai 3 STKIP PGRI Sumenep pada Rabu (30/8/23).

GESER KE ATAS
SPACE IKLAN

Kontroversi ini muncul setelah beberapa mahasiswa mengeluhkan adanya kesalahan yang mengakibatkan predikat kelulusan mereka tidak sesuai dengan capaian akademik yang sebenarnya.

Salah satu mahasiswa yang predikat kelulusannya tidak sesuai yaitu atas nama Khairil Anwar, mahasiswa Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) STKIP PGRI Sumenep.

Khairil menyampaikan, bahwa dirinya merasa diperlakukan tidak sesuai dengan sebagaimana mestinya karna ada yang nilai IPK nya lebih rendah dari dirinya mendapatkan Predikat Cumlaude.

“Saya merasa tidak diperlakukan sesui dengan ketentuan yang ada, karna ada mahasiswa yang nilai IPK nya lebih rendah dari saya namun predikat kelulusannya Cumlaude” katanya.

Disamping itu, khairil juga menyampaikan bahwa bukan hanya dirinya namun ada beberapa mahasiswa yang memiliki nasib sama dengan apa yang dialaminya.

“Hal ini bukan hanya terjadi pada saya akan tetapi ini terjadi kepada beberapa mahasiswa lainnya” imbunya.

Dengan adanya kontroversi ini, diharapkan perguruan tinggi akan segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menangani masalah ini dan mengembalikan kepercayaan mahasiswa terhadap proses yudisium serta integritas institusi.

× How can I help you?