https://limadetik.com/

Tingkatkan Kualitas Hasil Produk Industri, Disperindag Sumenep Bentuk Sentra Industri Keris

  • Bagikan
Tingkatkan Kualitas Hasil Produk Industri, Disperindag Sumenep Bentuk Sentra Industri Keris
FOTO: Kegiatan Koordinasi dan Sinkronisasi para Pelaku IKM bersama Disperindag Sumenep

SUMENEP, LimaDetik.Com – Guna mewujudkan langkah untuk mengangkat industri perekonomian warga, serta upaya meningkatkan standarisasi dan kualitas hasil produk Industri Kecil Menengah (IKM). Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sumenep, melakukan penataan serta pembentukan pengurus sentra industri pengrajin keris di Desa Aeng Tong-tong Kecamatan Saronggi, Madura, Jawa Timur, Rabu (16/06/2021).

Penataan koordinasi sinkronisasi dan pelaksanaan kebijakan pengembangan sentra industri keris tersebut dilakukan dengan tujuan memberikan fasilitasi berbagai kebutuhan yang diperlukan dari para pelaku usaha industri atau pengrajin keris di Kabupaten Sumenep.

https://limadetik.com/

Agus Dwi Saputra, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag) Kabupaten Sumenep melalui Kabid Perindustrian, Agus Eka Hariyadi menyebut, di Kabupaten Sumenep sendiri ada cukup banyak sentra. Namun, dari sekian banyak sentra hingga saat ini menurutnya secara formal masih belum dilakukan pengukuhan tentang sentra industri.

“Karena ini menjadi dasar pijakan untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya”, ungkapnya kepada media usai acara berlangsung.

Lanjut Agus, dengan adanya langkah awal terbentuknya penataan sentra industri keris di Desa Aeng Tong-tong ini. Pihaknya berharap sentra industri keris di Kabupaten Sumenep ini nantinya juga dapat semakin berkembang.

Tingkatkan Kualitas Hasil Produk Industri, Disperindag Sumenep Bentuk Sentra Industri Keris
FOTO: Antusias para pelaku IKM di Aeng Tong tong Saronggi mengikuti acara koordinasi Disperindag

Dan kedepan, jika perkembangan sentra industri keris itu baik. Disperindag Sumenep akan siap memberikan bantuan serta fasilitasi kebutuhan lainnya yang diperlukan bagi para kelompok pelaku atau pengrajin sentra industri keris. Seperti kelompok pelatihan, workshop, dan FGD.

“Berkenaan dengan yang sifatnya bantuan, maka itu kepada kelompok. Kelompok menurut versi dari perindustrian itu adalah sentra. Cikal bakal itu dimulai dari pembentukan sentra” pungkasnya.

Sementara itu, Hadi Sudirfan Kepala Desa Aeng Tong-tong pihaknya sangat mengapresiasi atas hadirnya penataan sentra industri bagi para pengrajin keris yang dilakukan oleh Disperindag Sumenep di Desa Aeng Tong-tong ini.

Menurutnya, data terakhir pengrajin atau empu yang ada di Desa Aeng Tong-tong berjumlah kurang lebih 478 empu. Namun, hal itu tidak menutup kemungkinan dengan data yang perlu diperbaharui bahwa saat ini jumlah empu yang ada di Desa Aeng Tong-tong bisa saja bertambah.

“Maka dari itu, kami menghimbau kepada seluruh rekan-rekan perangkat terutama Kadus, RT RW juga mendata ulang. Agar pengrajin yang semestinya pengrajin keris ini masuk kedalam data yang memang betul-betul pengrajin” tandasnya.

(rasadi/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan