https://limadetik.com/

Tips Tidur Sehat Menurut M.S. Arifin

  • Bagikan
IMG 20191209 WA0001 2
M.S Arifin (Kiri berbaju tentara) bersama pasien dari Malysia

SUMENEP, Limadetik.com — M.S. Arifin adalah owner Komunitas Therapy Ramuan Banyu Urip Pusat Yogyakarta. Di Jl. Selokan Mataram No.197 A Sinduadi, Mlati, Sleman  tempat praktek pengobatan ramuan herbalnya, dengan sikap lembut ia mempersilakan limadetik.com untuk sekadar wawancara tentang kesehatan. Senin (9/12/2019).

Kendati ia seorang tentara yang masih aktif dengan postur tubuh yang gagah, tak terlihat kesan seram pada raut wajahnya. Sepotong senyum senantiasa menghias sikapnya yang bersahaja.

https://limadetik.com/

Ketika limadetik.com  bertanya tentang tidur yang sehat ala Komunitas Therapy Banyu Urip, ia dengan jelas dan lugas menjabarkannya.

“Tubuh manusia itu butuh istirahat atau tidur. Apabila pola tidur itu tidak baik, maka bukan kesegaran yang diperoleh tubuh setelah bangun tidur. Tak jarang tubuh kadang merasa pegal-pegal, kepala agak pusing. Kalau sudah begitu, kita kerja pun tidak bergairah,” ujar M.S. Arifin yang lahir dan besar di Desa Pasongsongan Sumenep.

Menurutnya, ternyata tidur selain di malam hari, kadang manusia perlu tidur juga pada siang hari.  Umumnya bagi mereka yang pada malam hari lembur karena suatu pekerjaan. Siang hari biasanya menjadi alternatif tidur untuk melakukan aktivitas pada malam hari selanjutnya.

“Ada beberapa kaidah dalam Islam tentang tidur yang baik. Dan hal ini menjadi rujukan bagi kami di Komunitas Therapy Banyu Urip. Karena sejatinya tidur itu menjadi sarana penyembuhan efektif bagi seseorang,” pintasnya terus terang.

Lebih jauh M.S. Arifin menerangkan, kalau tidur siang itu terbagi menjadi tiga kategori, diantaranya: Tidur hailullah, tidur qoilullah, dan tidur ‘ailullah.

Tidur hailullah adalah tidur sehabis shalat subuh. Tidur diwaktu ini tidak baik karena bisa menghalangi riski. Tidur qailullah adalah tidur sebelum melaksanakan shalat Dzuhur sekitar 25-30 menit. Tidur diwaktu ini sangat dianjurkan dan sangat bermanfaat. Sedangkan tidur ‘ailullah adalah tidur sehabis shalat Ashar. Tidur saat sore hari ini dapat menyebabkan penyakit.

“Kaidah waktu tidur ini juga perlu mendapat perhatian bagi siapa saja. Anda ingin sehat, maka pilihlah waktu terbaik bagi kita,” sambungnya meyakinkan.

Di samping kaidah waktu tidur yang diperhatikan, juga amat penting soal posisi tidur yang baik untuk kesehatan. Yaitu miring kekanan, meletakkan tangan di bawah pipi, tidak tidur dengan cara tengkurap, dan tidur dengan tidak menyamping ke kiri.

“Jangan lupa pula ambil wudhu dan baca doa sebelum tidur. Insya Allah kita tidur pun dicatat sebagai ibadah. Ini kan namanya dua keuntungan. Dapat sehat dan dapat pahala,” pungkas M.S. Arifin yang berpangkat sertu di Polisi Militer. (Yant Kaiy/yt)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan