https://limadetik.com/

Beasiswa 4 Warga Tidak Mampu yang Lulus Kedokteran Ditanggung Pemkab Pamekasan

  • Bagikan
Beasiswa 4 Warga Tidak Mampu yang Lulus Kedokteran Ditanggung Pemkab Pamekasan
FOTO: Kadis Dikbud Pamekasan, Akhmad Zaini (dok.limadetik)

PAMEKASAN, LimaDetik.Com – Empat warga tidak mampu di Kabupaten Pamekasan, JKawa Timur yang telah dinyatakan lulus untuk masuk jurusan kedokteran di Universitas Airlangga Surabaya.

ke empat mahasiswa dimaksud berhak mendapatkan beasiswa kedokteran yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, setelah dinyatakan oleh pihak kampus lulus untuk masuk kedokteran di kampus ternama di Surabaya. Upaya Pemkab Pamekasan ini pun ternyata mendapat respon positif dari masyarakat.

https://limadetik.com/

Sejatinya, pada tahun 2021 ini, pemerintah daerah menargetkan 20 mahasiswa asal Pamekasan yang bisa lulus kuliah jurusan kedokteran di Universitas Airlangga Surabaya. Mereka akan mendapat beasiswa pendidikan dan biaya hidup sampai kuliah selesai.

Namun demikian, dari target 20 penerima beasiswa tersebut, ada empat orang yang sudah resmi dinyatakan lulus dan berhak sebagai penerima beasiswa.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, Akhmad Zaini mengungkapkan, empat orang yang berhasil menjadi penerima beasiswa jurusan kedokteran itu setelah melalui seleksi cukup ketat di Unair Surabaya sebagai perguruan tinggi unggulan yang menjadi mitra Pemkab Pamekasan.

Dari empat calon mahasiswa kedokteran tersebut masing-masing berasal dari Kecamatan Proppo, Larangan dan Kecamatan Tlanakan. Para penerima beasiswa itu sudah sesuai dengan kategori yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Yakni orang tidak mampu.

“Kategori yang lulus untuk masuk jurusan kedokteran di Uner Surabaya sudah sesuai kategori tidak mampu, maka karena pengumumannya sudah selesai, tidak mungkin ada tambahan lagi. ke empatnya, dari kecamatan yang berbeda, ada yang dari Kecamatan Proppo, Tlanakan dan Larangan,” terangnya, Rabu (14/7/2021).

Kadis Dibud Pamekasan ini menilai, penerima beasiswa itu merupakan kader terbaik calon dokter di bumi Gerbang Salam yang nantinya bisa mengabdi untuk kepentingan masyarakat Pamekasan.

Selain itu menurut dia, Dengan adanya dokter yang dibiayai pemerintah daerah, spirit pengandiannya kepada masyarakat tidak diragukan lagi.

“Dengan adanya dokter yang dibiayai oleh pemerintah daerah, tentunya tidak akan diragukan lagi spirit pengabdian meraka nanti. Dan mereka kader terbaik calon dokter yang berasal dari daerah untuk mengabdi ke daerah sendiri. Semoga di Pamekasan akan banyak dokter yang berasal dari penduduk setempat,” harapnya.

Secara tegas mantan Kabag Kesra Pemkab Pamekasan itu menyampaikan, pihaknya menargetkan satu desa di daerahnya terdapat satu dokter yang bisa melayani masyarakat. “Dengan target satu desa ada satu dokter, sehingga pelayanan kesehatan bisa maksimal sesuai harapan bersama” ungkapnya.

Dikatakan, beasiswa kedokteran merupakan salah satu program prioritas Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam di bidang pendidikan selain beasiswa santri yang telah menyasar ribuan santri di beberapa pondok pesantren di Pamekasan sejak tahun 2020.

“Ini adalah program prioritas Bapak Bupati Pamekasan, maka tergetnya setiap kecamatan dan desa satu dokter. Harapannya layanan kesehatan semakin baik, dan masyarakat semakin terlayani” pungkasnya.

(Arf/Yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan