UA-110482044-1, G-W7VVX1GT8W

Dinsos P3A Kenalkan Sekolah Ramah Anak, Berikut Respon Kepala SMKN 1 Sumenep

Dinsos P3A Kenalkan Sekolah Ramah Anak, Berikut Respon Kepala SMKN 1 Sumenep
FOTO: Dinsos P3A rapat pembentukan sekolah ramah anak, di SMKN 1 Sumenep (Smeksa)

LIMADETIK.COM, SUMENEP Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Sumenep, lakukan pendampingan satuan pendidikan ramah anak, di SMKN 1 Sumenep. Kamis (19/1/2023).

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, melalui Kasi SMK, Bahri Arofah menilai, program sekolah ramah anak, merupakan program yang tepat, dan bagus untuk diterapkan.

Bahri melihat, sekolah ramah anak, memang menjadi kebutuhan, guna menjaga dan menghindari perlakua kekerasan atau bullying, atau diskriminatif lainnya.

“Sekolah ramah anak ini, sangat bagus, sehingga, Cabdin sumenep tidak ada alasan untuk tidaj terlibat. Saat ini, dibawah naungan cabang dinas, sudah terbentuk sekolah ramah anak, di 5 satuan pendidikan, diantaranya, SMKN 1 Sumenep, SMAN 1 Sumenep, SMAN 1 Ambunten, SMAN 1 Gapura, dan SMAN 1 Batuan,” tuturnya.

Baca Juga :   Podcast Bersama Humas RSUD Moh Anwar Sumenep

Kedepan, Bahri akan terus memantau, proses perkembangan Sekolah yang sudah ditunjuk, sebagai sekolah ramah anak.

“Kami, di cabang dinas bersama Dinsos P3A, akan terus memantau, dari 5 sekolah yang ditunjuk. Sejauh mana proses perkembangan program ini, selanjutnya, akan diteruskan kepada sekolah yang lainnya,” ujarnya.

Pihaknya berharap, kehadiran program sekolah ramah, dapat memprioritaskan hak anak. “Kegiatan belajar mengajar terlaksana dengan baik, nyaman dan menyenangkan, dan berujung prestasi akademik atau non akademik,” kata Bahri menambahkan.

Baca Juga :   Bumikan Literasi, Karya dan Sastra, Relawan SAN Chapter Sumenep Gelar Pembukaan Sekolah Nusantara

Sementara, Kepala SMKN 1 Sumenep, H. Zainul Sahari, turut menyambut baik, pelaksanaan sekolah ramah anak, di sekolah dengan julukan Smeksa itu.

“Tentu sangat bagus, bahkan, jika melihat point penting dalam pelaksanaan sekolah ramah anak, kami telah melaksanakan sejak lama, hanya tinggal melengkapi kelengkapan administrasi dan tetap konsisten merawat tatatertib sekolah, yang benar benar ramah anak,” kata H. Zainul.

Dalam waktu dekat, secara legalitas administrasi tentang sekolah ramah anak, pihaknya akan melakukan kerjasama dengan wakil kepala sekolah (Wakasek) setempat.

Baca Juga :   Perempuan Tangguh di Pelabuhan Tanjung Saronggi

“Hasil rapat kordinasi tadi, akan kami lakukan sepenuhnya, artinya, tidak hanya indah diatas kertas. Kami akan tetap mengenalkan kepada guru, dan ribuan siswa smeksa, agar saling mendukung penerapan program ini.” pungkasnya

Tinggalkan Balasan