SUMENEP, limadetik.com — Pada laga perdana pertandingan Liga 2 Indonesia 2019 wilayah timur, Madura FC menjamu tamunya, Bogor FC di Stadion A. Yani Sumenep, Jawa Timur, Sabtu sore (22/6/2019).
Pada 10 menit pertama, Madura FC langsung memanas dengan beberapa tendangan yang mengancam gawang Bogor FC. Tetapi belum berhasil dikonfersi menjadi gol.
Sebaliknya, tim tamu yang diarsiteki pelatih kawakan Herry Kriswanto menunjukkan motivasi tinggi dalam melakukan perlawanan terhadap Bakori Andreas dkk. Alhasil, permainan cukup berimbang.
Tetapi, pada menit ke 21 tim tuan rumah berhasil memperawani gawang Bogor FC. Gelandang Bayu Firmansyah yang menerima umpan sodoran dari Zainal Arifin sukses menanduk bola hingga menjebol gawang Aulia Perdana Zinda. 1-0 jadi skor babak pertama.
Pada babak kedua, permainan tak banyak berubah. Kedua tim masih sama-sama memperagakan permainan normal, yakni kadang menyerang dan bertahan, meski sekilas permainan kadang cenderung lebih kasar.
Tetapi, hingga peluit panjang babak kedua dibunyikan tak ada gol lagi yang tercipta, skor 1-0 menjadi hasil akhir sekaligus kemenangan dan poin penuh bagi tim tuan rumah Madura FC.
Pelatih Madura FC, Eduard Tjong mengatakan usai pertandinhan, bahwa anak asuhnya memang terlihat nerves di laga perdana ini, teruma saat awal babak pertama. Namun penampilannya terus membaik hingga 90 menit selesai.
“Ya, tiga poin hari ini sangat penting karena kita bermain di kandang, terlebih selama persiapan kita belum pernah main dengan tim selevel,” katanya dalam konferensi pers.
Tetapi, mantan pelatih Persela Lamongan tidak puas dengan hasil yang diaihnya. Menurutnya, masih banyak yang harus dievaluasi dan diperbaiki dari timnya itu, sebelum menghadapi laga-laga selanjutnya.
“Yang pertama, kita masih sering kehilangan bola terutama tadi di babak kedua. Kemudian finishing dan crosing, tadi banyak sekali peluang yang tidak bisa diselesaikan dengan baik, dan itu akan kita perbaiki,” tukasnya. (hoki/yd)