UA-110482044-1, G-W7VVX1GT8W
Berita  

Kemenag Sumenep Sambut Baik Program Bantuan Seragam Siswa Gratis Pemerintah Daerah

Kemenag Sumenep Sambut Baik Program Bantuan Seragam Siswa Gratis Pemerintah Daerah
FOTO: Kasi Pendma Kemenag Sumenep, H.Muhammad Shadik, M.Pd.I

SUMENEP, Limadetik.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur sambut baik program bantuan seragam gratis bagi siswa SD/MI oleh Pemerintah Daerah (Pemda) setempat pada tahun ajaran baru 2022 melalui Dinas Prndidikan

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankamenag) Kabupaten Sumenep, H.Chaironi Hidayat, melalui Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) H.Muhammad Shadik mengatakan, program seragam gratis bagi siswa setingkat SD/MI Pemerintah Kabupaten Sumenep akan sangat membatu meringankan beban orang tua siswa dalam masa pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19, Rabu (6/7/2022).

“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Sumenep dalam hal ini Dinas Pendidikan yang telah menginisiasi program seragam gratis bagi siswa tingkat SD/MI. Tentu ini sangat membatu sekali bagi masyarakat kita khususnya orang tua siswa dalam situasi pemulihan ekonomi saat ini” katanya, Senin (4/7/2022) saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca Juga :   Sejumlah Jamaah dari Berbagai Wilayah Hadir dalam Pengajian dan Milad Gus Imm

Menurut Kasi Pendma Kemenag Sumenep ini, pemberian bantuan seragam gratis bagi siswa SD/MI baru atau yang baru masuk sekolah akan sangat bermanfaat. Namun demikian, dirinya belum tahu pasti apakah bantuan seragam siswa tersebut berbentuk batik atau seperti apa.

“Kita belum tahu pasti ya apakah seragam bantuan untuk siswa tingkat SD/MI ini berbentuk batik. Atau seperti apa, tapi ada kemungkinan penggunaannya saat hari-hari tertentu. Tapi yang pasti ini sangat baik, dan kami sangat mengapresiasinya” ungkapnya.

Disinggung terkait kesiapan tahun ajaran baru yang akan menerapkan kurikulum merdeka, mantan Kasi Zawa Kemenag Sumenep ini secara tegas menyampaikan bahwa pihaknya sudah siap dan komitmen, dimana menurut dia tetap akan merujuk pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Baca Juga :   Demo Pemkab Sumenep, Ajakan MPR Madura Cek Lokasi Jalan Raya Batuan Rusak Ditolak

“Tetap kita akan menerima Kurikulum Merdeka, tapi kan penerepannya pada siswa akan dilakukan bertahap, karena acuannya masih pada KTSP. Maka semuanya harus kita persiapkan terlebih dahulu secara matang” terangnya.

Dikatakan Kasi Pendma, penerapan kurikulum merdeka akan diuji coba pada tahun ajaran baru 2022 secara perlahan dari kelas 1 MI untuk kelas rendah dan kelas 4 MI untuk jenjang kelas tinggi.

“Berkaitan dengan kurikulum merdeka ini, semua lembaga harus terlebih dahulu mempersiapkan dan harus punya tim penyusunan kurikulum merdeka. Itu sebabnya harus ada tim penyusunan kurikulum ini, dan tim untuk tingkat MI dan MTs ini cukup Kepala Kemenag Kabupaten, sedang untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA) maka SKnya harus ditandatangani Kanwil” tukasnya.

Baca Juga :   Bersih-bersih, 60 Warga Tanjung Priok Ikuti Program Padat Karya

Tinggalkan Balasan