BANJARMASIN, Limadetik.com — Terdakwa kasus penganiayaan, Nurjami Alias Jami tampaknya bernasib baik. Bagaimana tidak, majelis hakim Pengadilan Negeri Banjarmasin, menjatuhkan vonis hukuman yang cukup ringan yakni 7 bulan dikurangi masa tahanan, Senin (2/7/2018).

Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Nurul Hidayah itu, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Samsul Arifin SH, yang sebelumnya menuntut terdakwa 9 bulan penjara.

Putusan itu dibacakan langsung, sesaat setelah tuntutan dibacakan Jaksa hari itu juga. Terkesan ingin dipercepat, majelis hakim menjatuhkan putusan yang hampir bersamaan dengan masa tahanan yang sudah dijalani para terdakwa.

Sebab, putusan majelis hakim masih dikurangi dengan masa tahanan sementara yang sudah dijalani para terdakwa. Artinya, terdakwa tak akan lama lagi akan segera menghirup udara bebas.

Sebelumnya, baik Jaksa maupun majelis hakim menyatakan pria paruh baya itu telah terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan penganiayaan terhadap Husein. Perbuatan mereka disebut telah melanggar pasal 351 KUHP.

Dalam amar putusan yang dibacakan oleh hakim, terdakwa Nurjami harus berurusan dengan hukum lantaran menganiaya Achmad Husein. Peristiwa itu berawal saat Achmad Husein dengan Kakak Nurjami terlibat perkelahian disebuah pesta pernikahan. Kuat dugaan perkelahian itu terjadi karena keduanya terkena pengaruh minuman beralkohol.

Terdakwa Nurjami yang kebetulan lewat di tempat tersebut tidak tega melihat kakaknya dipukuli korban. Selanjutnya terdakwa Nurjami langsung pulang kerumahnya yang tidak jauh dari lokasi acara hajatan itu.

Beberapa menit kemudian terdakwa datang, bukannya melerai, terdakwa Nurjami lantas menghujamkan sebilah badik le tubuh korban. Akibatnya, Korban mengalami luka sobek sepanjang 2 cm di lengan bagian kiri. (Edoz/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here