https://limadetik.com/

Pengakuan Kepala Kamenag Sumenep Pasca Disuntik Vaksin Sinovac

  • Bagikan
Pengakuan Kepala Kamenag Sumenep Pasca Disuntik Vaksin Sinovac
FOTO : Kepala Kemanag Sumenep H.Juhedi setelah disuntik vaksin sinovac

SUMENEP, LimaDetik.Com – Pemerintah Sumenep , Jawa Timur melakukan penyuntikan vaksin sinovac untuk covid-19 perdana yang diikuti oleh 13 anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), salah satunya adalah Kepala Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Sumenep.

Dalam pelaksanaan penyuntikan vaksin sinovac tersebut, Kepala Kamenag Sumenep H. Juhedi terhitung peserta ketiga menjadi vaksinasi setelah sebelumnya Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf.Nur Cholis dan Ketua Muhammadiyah Sumenep H.Moh.Yasin.

https://limadetik.com/

Setelah melalui proses dan tahapan pemeriksaan oleh dokter yang bertugas, H.Juhedi mendapatkan giliran untuk kemudian dilakukan penyuntikan vaksin sinocav covid-19 yang berlangsung di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Kepada media, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Sumenep mengaku setelah dirinya disuntik vaksin oleh petugas merasa lega dan nyaman.

Baca Juga : Mantap, Dandim Sumenep Orang yang Pertama Disuntik Vaksin Sinovac

“Tidak ada yang saya rasakan ketika disuntik vaksin oleh dokter tadi di depan, namanya disuntik ya wajarlah ada sedikit rasa sakit saat jarum pertama kali ditusukkan pada bagian pergelangan kiri” kata H.Juhedi, Kamis (28/1/2021) sesaat dirinya usai disuntik.

Lebih lanjut H.Juhedi mengaku, jika ia tidak merasakan gejala apapun juga pasca dilakukan penyuntikan vaksin kepada dirinya. Malah menurutnya dirinya merasa segar.

“Alhamdulillah tidak ada ya, gejala apapun juga tidak saya rasakan selain dari rasa segar pada tubuh setelah tadi selesai disuntik vaksin” ungkapnya sembari mengangkat bahu karena merasa begitu segar.

Ia mengaku, hal ini dilakukan untuk membuktikan bahwa informasi yang selama ini beredar di tengah masyarakat terkait vaksin covid-19 berbahaya, tidak aman dan tidak halal semuanya tidak benar dan merupakan informasi yang sangat keliru.

Baca Juga: Pernah Terkonfirmasi Covid-19, Bupati Sumenep: Saya Alumni

“Kami buktikan kalau vaksin ini aman dan halal. Dan tidak berbahaya bagi seluruh masyarakat Sumenep pada khusunya dan umunya masyarakat indonesia. Tidak perlu takut untuk disuntik vaksin karena vaksin ini aman dan halal, sebab pemerintah tidak mungkinlah akan membuat rakyatnya ceklaka karena vaksin ini” terangnya.

Sebelumnya, dari deretan kursi yang tersedia Kepala Kamenag Sumenep tampak terlihat sedikit takut untuk divaksin. Hal itu terlihat dari raut wajahnya yang sedikit terlihat agak pucat, namun kepastian hal tersebut tidak membuat mantan Kamenag Sampang tersebut menyerah hingga akhirnya dia selesai divaksin.

Di tempat yang sama, hal senada juga disampaikan Ketua Muhammadiyah Kabupaten Sumenep, H.Moh.Yasin sebagai peserta vaksinasi kedua setelah Dandim Sumenep, Yasin mengakui bahwa dirinya memilih divaksin kedua untuk membuktikan jika vaksin tersebut bukanlah suatu yang perlu ditakutkan.

“Tidak perlu takut biasa saja, jarena vaksin inikan sudah dijamin aman dan halalnya oleh pemerintah, dan semua itu sudah melalui proses tahapan pemeriksaan yang pastinya dilakukan oleh ahlinya masing-masing” tuturnya mengakhiri perbincangan bersama media.

(yd/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan