https://limadetik.com/

Vaksinasi Massal Warga Pagerungan Besar Membeludak, dokter dan Nakes Lembur

Penulis: WahyuEditor: Suwandi
  • Bagikan
Vaksinasi Massal Warga Pagerungan Besar Membeludak, dokter dan Nakes Lembur
FOTO: Semangat dan kekompakan dokter dan nakes melakukan serbuan vaksin di kepulauan sapeken

SUMENEP, Limadetik.com – Vaksinasi Massal Warga Pagerungan Besar Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur membeludak, dokter dan Nakes pun harus kerja lembur melayani masyarakat untuk vaksinasi hingga larut malam.

Kendati menempuh jarak 2 jam perjalanan laut, tim vaksinasi dari Puskesmas Sapeken berjumlah 11 orang terdiri dari 1 Dokter, 3 Bidan dan 7 Perawat berangkat dengan perahu calter menuju pulau Pagerungan Besar.

https://limadetik.com/

Menurut dokter Nurana Sofia Anggraini, salah satu dokter di Puskesmas induk Kecamatan Sapeken, sekaligus relawan Gusdurian mengatakan, vaksinasi di Desa Pagerungan Besar dilaksanakan setelah pihaknya dari Pulau Sakala selama 5 hari demgan kegiatan yang sama.

“Pelaksanaan vaksinasi dimulai pada tanggal 31 Agustus 2021 hingga 1 September 2021 berakhir pada jam 16.00 WIB. Rekan-rekan vaksinator melaksanakan giat vaksin hingga malam hari jam 23.00. Dan sebelum di sini (Pagerungan) kami datang dari pulau Sakala, di sana kami 5 hari” katanya, Rabu (1/9/2021) saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Lebih lanjut Renny, sapaan akrab dokter Nurana Sofia Naggraini mengatakan, dalam kegiatan vaksinasi di pagerungan besar ada 1.254 warga yang mendaftar, namun hingga selesai ada 1.062 warga yang tervaksin, dan sisa 192 ditunda karena berbagai pertimbangan.

Vaksinasi Massal Warga Pagerungan Besar Membeludak, dokter dan Nakes Lembur
FOTO: dokter juga melakukan penyuntikan vaksinansi kepada siswa/i di Pagerungan Besar

“Sisanya yang tidak kita lakukan vaksinasi itu karena dari hasil pemerikasaan terdapat berbagai macam kendala pada calon vaksinasi, seperti memiliki penyakit jantung, asma dan lainnya yang memang tidak bisa divaksin” jelasnya.

Dokter Nurana Sofia Anggraini juga mengatakan, berdasarkan catatan yang ia kumpulkannya, kegiatan di Pagerungan Besar tersebut merupakan kegiatan terbesar vaksinasi massal. Diawali dulu dengan TNI AL, kemudian Sakala dan selanjutnya Pagerungan.

“Pagerungan besar ini memang salah satu kegiatan vaksin dengan vaksinasi massal yang terbesar. Jadi wajar kami kerja sampai tengah malam. Dan Alhamdulillah di luar ekspektasi, semuanya lancar hingga tuntas” jelasnya.

Dokter ramah dan murah senyum itu juga menyampaikan, yang menjadi kesulitan di lapangan saat ini adalah semakin menipisnya alat kesehatan penunjang seperti handsanitizer, handscoon, masker. Sementara itu, GUSDURian Peduli Sumenep masih kesulitan mencari angkutan tercepat menuju pagerungan dan atau sapeken untuk pengiriman bantuan kemanusiaan tahap 5 untuk Sapeken.

“Akan tetapi, kesulitan, rintangan dan kekurangan tidak menjadi alasan para Nakes dan Relawan di lapangan untuk berhenti untuk melaksanakan proses vaksinasi di berbagai pulau di Kepulauan Sapeken” ujarnya.

Seperti diketahui, Pagerungan Besar adalah salah satu pulau dari Kepulauan Sapeken yang terletak di ujung timur pulau Jawa serta menjadi salah satu pulau terluar bagian timur dari provinsi Jawa Timur.

Secara administratif, pulau ini berada di wilayah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Walaupun secara administratif berada di wilayah kabupaten Sumenep, tetapi secara kultural, penduduk desa ini justru memiliki kultur sulawesi. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Mandar yang notabene berasal dari Sulawesi Barat dan Bahasa Bajo yang konon berasal dari Sulawesi Tenggara.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan