SITUBONDO, Limadetik.com – Kekecewaan masyarakat Dusun Pandean, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur pada Dinas Pariwisata (Dispar) setempat memuncak. Sabtu, (31/3/2018).
Pasalnya, program pemerintah kabupaten terkait tahun kunjungan wisata 2019 yang dinilai merupakan sinergisitas masyarakat dengan pemerintah tak bisa berjalan.
Sebagaimana diungkapkan Slamet Haryadi, tokoh masyarakat Pandean pada media ini, acara Festival Nelayan Pandean tanggal 30 Maret hingga 1 April 2018 yang proposal pengajuannya sebulan sebelum hari H, tak mendapat respon pihak dispar.
“Kami sangat menyayangkan pihak dispar tidak ada perhatian sama sekali. Ironis karena menghadapi tahun kunjungan wisata 2019. Swadaya masyarakat ini sudah cukup bagus membantu, mengapa malah tidak membantu ke lapangan, menyumbang sedikit atau pun turunlah,” katanya.
Ia berharap pihak terkait ke depannya lebih respon terhadap kegiatan semacam ini.
Sementara itu Ketua Panitia Festival Nelayan, Mawardi mengatakan bila pihak dispar tidak memberikan dukungan karena tidak adanya anggaran.
“Kita tidak dibantu apa-apa. Gak ada bantuan sama sekali dari dispar. Saya sudah ngasih proposal satu bulan sebelumnya, karena gak ada anggaran, ya gak dapat. Yang ada 2019, ya gak apa-apa. Ya kita terima,” tuturnya.
Dia mengatakan kegiatan itu swadaya masyarakat. Tetapi bantuan justru dari DKP (Dinas Kelautan dan Perikanan) Provinsi, Dinas Perikanan Kabupaten Situbondo. Dijelaskan bahwa sumbangan dari provinsi sebesar Rp 10 juta rupiah.
“Kalau sumbangan kaos ada. Dari kabupaten juga, yang dari DPRD juga ada, PG juga memberikan sumbangan. Yang jelas dana maksimal 60 juta rupiah,” pungkasnya. (Aka/yd)