https://limadetik.com/

Yayasan Dakau Lamak bersama Anggota MPR RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

Penulis: FajrulEditor: Wahyu
  • Bagikan
Yayasan Dakau Lamak bersama Anggota MPR RI Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan
FOTO: Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersam Yayasan Dakau Lamak dan Anggota MPR RI di Sumenep

SUMENEP, Limadetik.com – Yayasan dakau lamak bersama anggota dan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menggelar Sosialisasi Empat pilar kebangsaan atau juga disebut empat pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI).

Empat pilar dimaksud yakni terdiri dari Undang-Undang Dasar (UUD), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Pancasila dan Bhineka Tungga Ika merupakan unsur perekat dan memperkokoh persatuan bangsa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang berlangsung di Hotel C1, Sabtu (25/9/2021).

https://limadetik.com/

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Yayasan Dakau Lamak, Hidayaturrahman, pada saat menyampaikan sambutan di acara “Sosialisasi Empat Pilar MPR RI” yang digelar di Sumenep, Jawa Timur. Ia mengucapkan terimaksih atas kehadiran anggota MPR RI Achmad Syaikhu dan secara daring Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi menyambut baik kegiatan tersebut. Empat pilar MPR RI yang disosialisasikan seiring dengan semangat masyarakat Sumenep yang memiliki budaya toleran dan menjaga persatuan.

“Selama ini tidak ada gejolak sosial dan politik yang mengganggu persatuan dan kesatuan di Kabupaten Sumenep. Hal ini juga dibuktikan dengan terus terjaganya kehidupan sosial dan politik yang kondusif dan aman. Ini menjadi bukti, bahwa masyarakat Sumenep sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Sehingga sosialisasi empat pilar menjadi semakin relevan,” kata Ahmad Fauzi dalam pidato sambutannya yang dibacakan oleh Ahmad Masuni, Asisten I Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Sementara itu, secara darin menyampaikan materi sosialisasi secara daring, Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua MPR RI mengapresisasi masyarakat Sumenep yang selama ini telah menjaga kedamaian dan ketenteraman di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Saya sangat bangga dengan masyarakat Sumenep yang telah menunjukkan kepada seluruh bangsa dan dunia, bahwa masyarakat Sumenep menjadi contoh dan bagian dari sikap menjaga pilar kebangsaan yang terus dilakukan,” ujar Hidayat.

Achmad Syaikhu, anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) yang menjadi
pembicara mengaku senang bisa hadir di Kabupaten Sumenep, yang dikenal sebagai salah satu kabupaten di Madura dengan ragam budaya dan seni yang telah dikenal secara turun-temurun.

“Penting bagi kita semua untuk terus merawat nilai-nilai kebangsaan yang telah kita praktikkan bersama, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” papar Syaikhu saat menyampaikan materi sosialisasi di hadapan para peserta.

Sebagai bentuk penghargaan terhadap keragamaan masyarakat Kabupaten Sumenep, acara ini diisi
dengan atraksi budaya manca, sebagai salah satu seni tradisional masyarakat Bajo dari Kepulauan
Sapeken, yang dipersembahkan oleh Himpunan Mahasiswa Kepulauan Sapeken Sumenep (Himpass).

Selanjutnya, acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada tokoh nelayan kepulauan, Nehwan dan tokoh perempuan Nurul Supiati.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan