PAMEKASAN, limadetik.com — Sebanyak 15 ribu lebih baju layak pakai yang dibagikan oleh Forum Wartawan Pamekasan (FWP) habis dalam waktu dua jam saat dilapakkan secara gratis di depan kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) setempat, jl. Panglima Sudirman No. 4, Rabu (29/5/19) sore.

Beragam macam pakaian layak pakai itu merupakan hasil sumbangan dari anggota Polres Pamekasan dan hamba Allah.

Kerjasama yang sudah berjalan dua kali ramadhan ini antara FWP dan Polres Pamekasan sebagai bentuk kepedulian sosial komunitas wartawan kepeda masyarakat yang membutuhkan, utamanya kaum duafa, pejalan kaki, tukang becak dan pengendara motor.

Di lokasi stand baju layak pakai, tampak beberapa anggota FWP melayani ratusan warga yang sedang memilih pakaian yang cocok untuk dirinya dan keluarganya.

Stand baju dibuka mulai pukul 15.00 sampai 17.00. Puluhan ribu baju itu terdiri dari baju atasan laki – laki, baju perempuan, kaos, celana dan baju anak-anak sengaja disiapkan jauh – jauh hari oleh FWP agar dapat dibagikan secara gratis menjelang hari raya Idul Fitri 1440 H.

“Di bulan ramadhan ini, kita memang dianjurkan untuk saling berbagi keberkahan, kebahagiaan antar sesama, kami keluarga besar FWP hanya bisa menjadi penyalur kepada masyarakat yang membutuhkan, karena ini murni sumbangan dari donatur. Siapa tau ada warga yang kurang mampu belum bisa beli baju lebaran, bisa ambil disini secara gratis,” kata ketua FWP, Dedi Priyanto.

Menurut wartawan senior di Pamekasan ini, masyarakat sangat antusias dengan adanya bazar gratis baju bekas layak pakai yang setiap bulan puasa Ramadhan dilaksanakan. Namun, setiap warga yang ingin mengambilnya dibatasi, agar yang lain juga kebagian.

Pantauan di lokasi, pengendara sepeda motor, pejalan kaki dan tukang becak berbondong – bondong menyerbu stand tersebut.

“Alhamdulillah, masyarakat cukup antusias, semoga bermanfaat meskipun baju bekas yang dapat kami bagikan. Tahun depan kami siap menerima kembali dari siapapun yang mau menjadi donatur baju layak pakai ini. Mudah-mudahan lebih banyak lagi dari sekarang. Sebab, 15 ribu pakaian ludes hanya dalam waktu 2 jaman,” kata Gembul sapaan akrab Dedi yang juga pengurus PWI Pamekasan itu. (arif/yd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here