oleh

Aksi Demo Aktivis Kopri PMII dan GMNI ke  Polres Sumenep Dihadang Kawat Berduri

SUMENEP, Limadetik.com – Ratusan Mahasiswi yang tergabung dalam Kopri PMII dan Perempuan GMNI Sumenep gelar aksi demonsrasi di depan Mapolres Sumenep, Jawa Timur, Jumat (16/10/2020).

Dalam pantauan media ini di lapangan, aksi mahasiswi Kopri PMII dan GMNI Sumenep tersebut dihadang oleh kawat berduri. Sehingga para pendemo tidak bisa masuk ke Mapolres untuk menyampaikan aspirasinya.

Kedatangan para aktivis perempuan ini menuntut keadilan atas beredarnya video dan foto para orator perempuan saat berunjuk rasa beberapa waktu lalu di depann gedung DPRD Sumenep.

Para peserta aksi bentangkan poster bertuluskan Stop persekusi, Tangkap Adili

Dalam orasinya, salah satu orator aktivis perempuan dengan lantang menyampaikan bahwa oknum polisi telah dengan sengaja menyebarkan foto dan video anggota Kopri PMII Sumenep yang saat demo berlangsung di depan gedung DPRD terlihat menghisap sebatang rokok.

“Kami tahu siapa yang telah melakukan bully, pelecehan, dan penghinaan kepada kami aktivis Kopri PMII dan GMNI saat demo berlansung di depan gedung DPRD Sumenep pada Kamis 8 Oktober kemarin. Mereka (oknum) dengan sengaja menyebarkan foto dan video sahabati kami ke beberapa media sosial” kata salah satu orator aksi.

“Kami meminta Kapolres Sumenep untuk segera mengadili oknum pembully bagi para aktivis perempuan” imbuhnya.

Aksi demonstrasi masih terus berjalan dengan penjagaan ketat dari petugas Kepolisian Sumenep, para demonstrasi terus memaksa untuk masuk ke dalam Kantor Polres Sumenep untuk melakukan audiensi bersaka Kapolres, namun tidak mendapatkan izin. Mereka (para pendemo) hanya di izinkan beberapa orang perwakilan.

(yd/yd)

Komentar

Berita Terkini