https://limadetik.com/

Petugas Gabungan di Sumenep Bubarkan Paksa Pengunjung Tajamara dan Taman Bunga

  • Bagikan
AddText 01 02 11.00.09
Foto: Kapolsek Kota Sumenep, AKP Jawali saat membubarkan kerumunan komunitas sepeda motor

SUMENEP, LimaDetik.Com – Dalamrangka menekan dan memutus rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Puluhan petugas gabungan TNI-Polri, PM dan Satpol PP serta Dinas Pariwisata bubarkan pengujung di beberapa tempat.

Dari pantauan media ini di lapangan, puluhan pengunjung di Taman Jajan Rakyat (Tajamara) dan Ratusan di Taman Adipura Sumenep terbirit birit lari ketika melihat petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol PP mendatangi mereka.

https://limadetik.com/

“Ada banyak tempat yang kita datangi termasuk cafe cafe yang masih buka di atas jam 20.00 WIB. Seperti tongkrongan di pasar bangkal dan di lingkar timur” kata Indra, Kasi TranTibum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Sabtu Malam (2/1/2021).

AddText 01 02 11.01.17
Foto: Pengunjung Taman Jajan Rakyat (Tajamar) saat dibubarkan petugas

Selain itu lanjut Indra, pihaknya juga membubarkan pengunjung di Rumah Makan Brewok tepatnya di Jalan Pahlawan Pamolokan, Kota Sumenep. Namun pengunjung yang paling banyak dibubarkannya yakni di Tajamara dan Taman Adipura (Taman bunga) Sumenep.

“Pengunjung yang paling banyak orangnya kita bubarkan di Tajamara dan Taman Bunga Sumenep. Kalau yang Rumah makan Brewok kita juga pasangin surat himbauan sekaligus menyuruh mereka agar segera menutupnya sesuai jam yang ditentukan” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Kota Sumenep AKP Jawali mengatakan, dirinya dan anggota bergerak di tiga titik yang ada di bagian utara, salah satunya di jalan lingkar utara desa Kebunan, Kecamatan Kota Sumenep.

AddText 01 02 11.00.32
Foto: Petugas gabungan saat membubarkan ratusan pengunjung Taman Bunga Sumenep

“Kita bagi tugas. Kebetulan kami (polsek kota) di bagian utara termasuk jalan lingkar utara, kemudian daerah cafe di bangkal terakhir di depan museum dan sekitarnya. Jadi ada tiga titik malam ini kita bubarkan” ungkapnya.

Mantan Kapolsek Lenteng itu menyatakan dalam operasi gabungan kali ini belum ada yang terkena atau ditindak, dikarenakan masih tahap pembinaan dan peringatan.

“Nanti kalau kita operasi lagi baru akan melakukan penindakan, untuk saat ini belum karena masih berupa teguran dan peringatan. Dan Alhmadulillah malam ini tuntas beberapa titik di mana untuk wilayah kota itu gabungan Polres dan Kodim dan juga Satpol PP” tukasnya.

(yd/yd)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan